Pekerjaan Utama Revitalisasi Kota Lama Ditarget Rampung Maret 2019

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Badan Pengelolaan Kawasan Kota Lama (BPK2L), Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, progres pengerjaan kawasan Kota Lama terus dikebut. Oleh karena itu, Ia meminta baik masyarakat, ataupun pemilik bangunan yang ada di kawasan tersebut diminta untuk bersabar.
“Ditargetkan Bulan Maret 2019 pekerjaan utama bisa selesai, termasuk street furniture, jadi sisanya nanti tinggal finishing saja,” katanya, Sabtu (22/12).
Lebih lanjut Ita yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota itu mengungkapkan, tidak mudah melakukan revitalisasi infrastruktur di Kota Lama. Apalagi kawasan tersebut adalah area cagar budaya.
Ditambah berbagai dinamika selama revitlisasi seperti ketika akan memasang batu andesit tapi lahan yang akan dipasangi batu malah digunkan untuk parkir. Selain itu musim hujan juga menjadi kendala.
“Untuk debu pasti akan kami minimalisir dengan melakukan penyiraman berkala. Apalagi sebentar lagi perayaan Natal, kami minta warga bersabar,” imbuhnya.
Terpisah, Managemen  Konstruksi PT Amitas Jakarta, Sonny Cahyo Bawono selaku konsultan dari PT Brantas Abipraya menjelaskan permasalahan yang terjadi seperti perubahan desain hingga problem sosial dan lingkungan yang muncul.
Dia menerangkan, mulanya desain awal menggunakan paving biasa untuk jalan utama dan pedestrian. Pekerjaan itu sudah jadi di ujung Jalan Letjen Suprapto, tepatnya di sisi Hotel Aston serta Komplek Susteran Gedangan.
Namun Menteri PUPR Basuki Hadimuljono tidak berkenan karena kurang bagus untuk kawasan heritage ini. Desain diminta diganti menggunakan struktur batu andesit atau batu alam.
“Desain diganti total sesuai permintaan Bapak Menteri PUPR. Total anggaran semula dari Rp 156 Miliar menjadi Rp 170 Miliar. Meski diminta langsung Bapak Menteri namun selanjutnya tidak mudah. Misalnya kami perlu ke BPK dan instansi lain sesuai peraturan perundang-undangan untuk merealisasikan pekerjaan,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *