Efisiensi Pembiayaan Jadi Landasan Pertumbuhan Ekonomi

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Daerah Jawa Tengah, Sulaimansyah mengatakan, pada 2019 mobilisasi pendapatan akan dilakukan secara realistis untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif.

Efisiensi serta inovasi pembiayaan, kata Sulaimansyah, juga akan menjadi landasan dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Belanja Negara dalam APBN tahun 2019 dialokasikan sebesar Rp 2,461,1 triliun, untuk Provinsi Jawa Tengah, alokasi APBN sebesar Rp 107,05 triliun, yang terdiri dari belanja Kementerian atau Lembaga sebesar Rp 37,71 triliun dan alokasi transfer ke daerah Rp 69,35 triliun,” tutur Sulaimansyah.

Hal itu disampaikannya saat acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), di Grhadhika Bhakti Praja, Senin (17/12).

Dijelaskan Sulaimansyah, beberapa inisiatif baru dan penguatan kebijakan dilakukan Pemerintah dalam APBN 2019. Di antaranya, pengurangan kewajiban pajak oleh pemerintah untuk mendukung daya saing industri nasional, peningkatan pendidikan vokasi serta percepatan pembangunan dan rehabilitasi rumah sekolah, perluasan program stunting dengan melakukan intervensi gizi.

Selain itu, tambah Sulaimansyah, pemerintah juga akan intens merehabilitasi dan merekonstruksi daerah yang terkena bencana alam, serta pembentukan pooling fund bencana alam, perluasan pembangunan infrastuktur dengan melibatkan peran swasta dan BUMN.

Di samping itu juga pengalokasian Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan untuk pembangunan sarana dan prasarana kelurahan, serta pemberdayaan masyarakat di kelurahan. Untuk wilayah Jawa Tengah, daerah yang memperoleh alokasi DAU Tambahan tersebut adalah sebanyak 35 kabupaten/ kota.

“Yang terpenting anggaran digunakan secara dominan untuk kegiatan utama, bukan hanya untuk kegiatan-kegiatan pendukung. Terapkan prinsip kehati-hatian dan lakukan pengawasan berkala terkait penggunaan anggaran agar tidak ada korupsi terhadap APBN,” bebernya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *