Bergaya Stand Up Comedy, Pesan Ganjar Bisa Dimengerti

SEMARANG (Asatu.id) – Bukan Ganjar Pranowo kalau tidak bisa melontarkan candaan dalam sebuah acara, sehingga yang hadir menjadi terbahak-bahak dan terhibur. Suasana yang semula berkesan terlalu serius dan beku pun berubah menjadi cair.

Sosok Gubernur Jawa Tengah itu memang dikenal suka ceplas-ceplos, namun arahan dan paparan yang disampaikannya justru mengena dan bisa dimengerti pihak yang mendengar.

Hal itu pula yang dilakukan Gubernur Ganjar Pranowo dalam sambutannya di sela-sela melantik Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar terpilih periode 2018–2023, Juliyatmono dan Robert Christanto, di Grhadhika Bhakti Praja, Sabtu (15/12).

Saat memberi sambutan, Gubernur melontarkan pernyataan, semestinya Karanganyar menjadi wilayah yang maju sekaligus berintegritas, karena di kabupaten itulah dia dan Presiden RI Joko Widodo dilahirkan.

Karena gayanya yang ceplas-ceplos dan sesekali melempar candaan satir itulah, sambutan Ganjar usai acara pelantikan menjadi semacam stand up comedy yang beberapa kali membuat hadirin tertawa.

Salah satunya saat Ganjar menyampaikan pekerjaan rumah yang mesti dilakukan Juliyatmono, bupati petahana itu.

“Pak Bupati, saya nitip Karanganyar harus jadi daerah yang maju. Aku lahir di sana lho, konon Presiden Jokowi juga lahir di sana. Malu dong kalau sampai Karanganyar tertinggal,” tutur Ganjar, yang memancing tawa hadirin.

Mantan anggota DPR RI itu juga menyampaikan pesan Presiden yang selalu menekankan pentingnya integritas. “Ini yang kira-kira semua orang sudah ingatkan. Istilahnya orang Jawa, entek amek kurang golek. Ayo kita bangun integritas bersama-sama,” tegas mantan anggota DPR RI ini.

Ganjar pun memberi contoh sekaligus memamerkan prestasinya dalam pencegahan korupsi yang ditandai dengan gerakan pelaporan LHKPN sampai eselon III dan IV. Menurutnya, jika integritas baik, ASN akan mampu memelototi anggaran-anggaran yang tidak perlu.

“Dan alhamdulillah itu jadi contoh sampai nasional. Pak bupati, saya pesan, silakan itu diterapkan di Karanganyar. Agar apa yang kita makan benar-benar halal, dan kalau kita nelan itu tidak banyak pikiran,” pesan Ganjar mengingatkan. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *