Gubernur Jateng Ingin Angka Pengangguran Turun

Gubernur Jateng Ingin Angka Pengangguran Turun SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan wakilnya, Gus Yasin dengan dukungan bupati dan wali kota se-Jawa Tengah bercita-cita menurunkan angka pengangguran di Jawa Tengah lebih rendah dari posisi saat ini menuju 4,23 persen.

Begitulah pesan Gubernur Ganjar Pranowo yang dibacakan Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Jawa Tengah Herru Setiadhie, pada Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2018, di Lapangan Sriwaru, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jumat (14/12).

Dikatakan, semuanya dapat diwujudkan apabila ada kerja sama, kebersamaan dan sinergitas antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota beserta seluruh masyarakat di Jawa Tengah.

“Kesetiakawanan sosial merupakan perekat keberagaman. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat agar kesetiakawanan sosial harus selalu kita pupuk, dibina dan dikembangkan,” sorot Herru.

Ditambahkan, tidak ada lagi ruang istilah pemerintah tidak hadir ditengah masyarakat. Saat ini, pemerintah selalu hadir tanpa membedakan golongan, ras, suku dan agama.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Nur Hadi Amiyanto mengungkapkan, peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial menjadi momentum tepat untuk memperkokoh kesetiakawanan sosial masyarakat Jawa Tengah. Kondisi masyarakat saat ini yang masih variatif, memerlukan kerja sama yang kuat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Kondisi masyarakat saat ini ada yang tergolong mampu dan tidak mampu. Masyarakat yang mampu harus bisa menggandeng masyarakat yang tidak mampu seperti membantu membuka lapangan pekerjaan agar masyarakat tidak mampu bisa bekerja dan berpenghasilan. Hal ini dalam rangka memperkokoh rasa kesetiakawanan sosial anak bangsa,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *