Lima Belas Siswa Berkesempatan Keliling Satu Hari Bareng Ganjar

Lima Belas Siswa Berkesempatan Keliling Satu Hari Bareng GanjarSEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak lima belas siswa dari Forum Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk mendampinginya mengikuti kegiatannya di akhir pekan ini.

Setiap hari, akan ada lima orang yang mendampingi. Dari Kamis (13/12) ketika berkegiatan di Semarang mulai Forum Bisnis sampai Ngumpul Admin Medsos. Jumat (14/12), berkeliling jalan tol se-Jateng, dan Minggu (16/12) mengikuti kegiatan Nitilaku di Universitas Gajahmada Yogyakarta.

Penawaran itu disampaikan Ganjar dalam Jateng Leadership Project 2018 yang dihadiri  Forum OSIS Jawa Tengah sekaligus Peluncuran Program Satu Hari Bareng Gubernur, bersama 154 pengurus Forum OSIS Jateng dari 32 kabupaten/ kota.

“Nanti saya ada agenda sampai malam, siapa yang mau ikut?” kata Ganjar disambut riuh siswa yang berlomba ingin cepat mengangkat tangan.

Karena kebingungan menentukan, Ganjar memberi arahan agar lima orang yang mengikuti. Sampai pada keputusan siswa yang berkesempatan yakni Hafizh Ishlah Huda dari SMAN 1 Brebes, Audri Syahroni (SMAN 1 Banyumas), Farah Nur Sabihah (SMKN 2 Purwokerto), Shoffan Mujahid (SMAIT Nur Hidayah Sukoharjo), Saumita Ngesti Rahma Danti (SMAN 1 Blora).

“Sehari bersama gubernur itu penting mengapa? Bukan bareng sayanya yang penting. Tapi kamu akan bertemu siapa dan belajar apa, itulah yang penting,” beber alumnus UGM itu.

Jadwal pertama yang dihadiri Gubernur Ganjar bareng lima siswa itu adalah Forum Bisnis yang digelar di Semarang. Selanjutnya ngumpul admin medsos di rumah dinas Gubernur, Puri Gedeh. Lima siswa itu berangkat dari Kantor Gubernur Jawa Tengah menuju lokasi acara satu mobil dengan gubernurnya.

Raut semringah terpancar di wajah mereka. Siswa manapun pasti berharap hal itu, tanpa tahu bisa terwujud atau tidak. Saumita Ngesti Rahma Danti dari SMAN 1 Blora, misalnya. Meski bahagia dia mengaku dadanya terus berdebar sejak dipilih sejawatnya hingga masuk satu mobil dengan Ganjar.

“Tidak tahu, masih grogi. Tapi saya menyiapkan mental agar bisa memetik pelajaran yang sangat langka ini,” katanya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *