Ganjar: Persoalan Pupuk Muncul Karena Minimnya Data Pertanian

Ganjar: Persoalan Pupuk Muncul Karena Minimnya Data PertanianSEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan, persoalan pupuk merupakan pintu masuk kebermanfaatan kartu tani. Hal tersebut terpapar dalam rapat koordinasi evaluasi Kartu Tani di gedung Gradhika, jalan Pahlawan Semarang, (12/12).

Rapat Koordinasi; Evaluasi Pelaksanaan Program Kartu Tani dan Distribusi Pupuk Bersubsidi serta Pengembangannya di Jawa Tengah diikuti oleh dinas terkait, kelompok tani, gapoktan, distributor pupuk, penyuluh serta dari BRI. Ganjar mengatakan  kegiatan itu merupakan evaluasi akhir tahun pemanfaatan kartu tani pada 2018.

Menurutnya, persoalan pangan ataupun persoalan pupuk yang selama ini diperdebatkan lantaran minimnya data pertanian. Kedati begitu, di Jawa Tengah sendiri data pertanian tergolong lebih lengkap dari provinsi lainnya.

“Data-data pertanian paling lengkap hanya Jawa Tengah yang punya,” katanya.

Selanjutnya, Ganjar mengaku pihaknya akan berupaya untuk memperbaiki data.

“Siapa petaninya, berapa lahannya dan dimana? Bung Karno mengatakan, Pangan dan pertanian adalah hidup matinya bangsa. Maka ayo urus pangan kita dengan serius,” imbaunya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *