Jateng Raih Penghargaan HAM Enam Kali Berturut-turut

SEMARANG (Asatu.id) – Berbagai macam penghargaan dari pemerintah pusat terus saja mengalir untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kali ini giliran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI yang menganugerahkan penghargaan kepada Pemprov Jateng sebagai Pembina Kabupaten dan Kota Peduli Hak Asasi Manusia (HAM).

Penghargaan diserahkan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Gubernur Jawa Tengah yang diwakili Plh Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah Iwannudin Iskandar, pada acara peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia ke-70, di kantor Kementerian Hukum dan HAM, Selasa (11/12).

Penghargaan tersebut, menurut Iwannudin, merupakan kali keenam diperoleh berturut-turut sejak 2013 lalu (mulai penilaian 2012). Pemprov Jateng dinilai terus mendukung perlindungan HAM bagi masyarakat Jawa Tengah, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam pelaksanaannya di daerah.

“Provinsi Jawa Tengah mendukung pelaksanaan aksi HAM dengan adanya aduan masyarakat berbasis HAM. Pemerintah pusat pun mengakui upaya yang telah kita lakukan,” bebernya, saat dihubungi Rabu (12/12).

Iwan menerangkan, pada 2013 dengan penilaian yang dilakukan pada 2012, empat kabupaten/kota meraih predikat peduli HAM, yaitu Kabupaten Kudus, Magelang, Kota Salatiga dan Pekalongan.

Kemudian pada 2014, meningkat menjadi 16 kabupaten/kota, pada 2015 menjadi 27 kabupaten/kota, dan pada 2016, 2017, dan 2018 seluruh kabupaten/kota telah meraih predikat peduli HAM.

Peringatan Hari HAM Sedunia ke-70 Tahun 2018 yang mengangkat tema “Sinergi Kerja Peduli Hak Asasi Manusia” itu, diisi dengan berbagai kegiatan, yaitu Lomba Cerdas Cermat, Pameran HAM, Fun Walk dan kegiatan lainnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *