Pemkot Semarang Lakukan Percepatan Tangani Banjir

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Kota Semarang terus berupaya melakukan percepatan penanganan banjir. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terkait gejala alam yang diprediksi BMKG bahwa seminggu ke depan akan terjadi fenomena Madden Julian Oscillation (MJO).

Fenemena MJO ditandai adanya aliran massa udara basah yang menjalar dari Barat Samudera Hindia menuju wilayah Indonesia bagian barat.

Untuk jangka pendek, Pemerintah Kota Semarang saat ini sedang menggarap saluran drainase dan saluran gendong. Sementara untuk penanganan jangka panjang, Pemkota mengembangkan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

RTH yang dikembangkan tidak hanya di pinggir kota, tetapi juga merambah di tengah kota. Contohnya, pengembalian fungsi Taman Kota dari yang sebelumnya adalah SPBU Pandanaran.

Sekretaris Dinas Tata Ruang Kota Semarang Irwansyah mengatakan terkait pemberian izin pembangunan gedung bangunan atau perumahan.

“Semua perizinan yang dikeluarkan sudah sesuai dengan aturan tata ruang kota, Perda Bangunan Gedung dan Ketentuan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU),” ujarnya.

Irwansyah menjelaskan apabila bangunan tidak sesuai dengan ketentuan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota, pihaknya meminta semua pihak untuk bersama-sama berperan aktif mengawasi dan melaporkan kepada Pemerintah Kota Semarang.

“Apabila ada yang melanggar ketentuan, Pemerintah Kota tidak segan mengeluarkan surat peringatan,” ujarnya.

Semua perizinan yang dikeluarkan sudah sesuai dengan aturan tata ruang kota, Perda bangunan gedung dan juga ketentuan PSU. ”Untuk pengawasan dan pengendalian penggunaan tata ruang, itu menjadi kewajiban kita bersama. Mulai dari pemilik lahan sendiri, di tingkat kelurahan, kecamatan dan juga masyarakat, tidak bisa kalau kemudian hanya diserahkan ke Distaru atau Pemerintah Kota saja,” paparnya.

Kalau ada yang tidak sesuai, lanjutnya, Pemerintah Kota tidak segan untuk mengeluarkan surat peringatan. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *