Tips Kampanye Jangan Buang Sampah Sembarangan ala Ganjar

Tips Kampanye Jangan Buang Sampah Sembarangan ala GanjarSEMARANG (Asatu.id) – Masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan, membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo prihatin. Sebab disadari atau tidak, hal itu menjadi salah satu penyebab datangnya bencana banjir.

Ganjar pun punya cara unik agar relawan di Sungai Banjir Kanal Timur tak lelah membantu warga Kaligawe usai terkena limpasan air sungai. Dengan melingkar dan nglesot, Ganjar mengajak para relawan makan bersama dan memberi tips kampanye jangan buang sampah sembarang.

Sejak bencana banjir melanda kawasan itu, relawan dari berbagai organisasi kemasyarakatan bahu membahu membantu warga Kaligawe membersihkan limpasan air sungai yang menerjang huniannya.

Para relawan tersebut berasal dari berbagai organisasi kemasyarakatan, Pramuka serta dari jajaran pemerintah. Mereka berbagi tugas, dari membantu pengaturan lalu lintas, membersihkan rumah-rumah warga yang penuh lumpur karena terkena limpasan air sungai hingga memasak dan membagi makanan ke warga setempat.

“Tolong nanti kalau bagi makanan, sekalian kampanyekan jangan buang sampah di sungai. Sapa sing buang sampah sembarangan parani. Aja kasar, ora ngajak gelut, tapi ngandhani ben awake dewe ora kebanjiran,” kata Ganjar kepada puluhan relawan yang tengah makan dengan duduk melingkarinya, di tenda dapur umum Kaligawe, Minggu (9/12).

Mereka nampak lahap menyantap menu sayur kacang dan kubis dengan lauk ikan nila goreng. Maklum, tenaga mereka terkuras setelah dari pagi berkeliling di sekitar Sungai Banjir Kanal Timur, mengecek tumpukan sampah dan limpasan air di pemukiman warga Kaligawe.

Usai mengecek beberapa lokasi, Ganjar lantas mengintip beberapa ibu-ibu dan para pemuda yang tengah menyiapkan santap siang untuk warga. Ada sekitar 3.100 bungkus makanan yang disiapkan untuk dibagikan ke warga. Menu kali itu sayur dan ikan goreng.

“Yang menarik ini ikannya hasil pemberian pedagang di Pasar Kobong sebanyak dua kuintal. Terima kasih ya,” kata Ganjar sambil memuluk (makan dengan tangan tanpa cendok) makanan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *