Liga 1 2018 Berakhir, PSIS Tempati Peringkat 10

SEMARANG (Asatu.id) –  PSIS Semarang akhirnya finish di urutan ke-10 pada kompetisi Liga 1 Indonesia 2018. Dari 34 pertandingan yang dilakukaninya, tim Kota Lumpia mengumpulkan 46 hasil 13 kali menang 7 seri dan 14 kali menderita kekalahan.

Prestasi akhir yang dibukukan Laskar Mahesa Jenar di kompetisi kasta tertinggi nasional ini cukup menggembirakan.  Bagaimana tidak, PSIS hingga putaran pertama berakhir,  menempati peringkat 16, sehingga masuk di zona degradasi.

Buruk capaian Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan ini membuat manajemen PSIS terpaksa memecat pelatih dari Italia, Vincenzo Alberto Annese dan menunjuk Jafri Sastra sebagai penggantinya.

Di bawah polesan pelatih asal Padang, secara perlahan tapi pasti, tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang mulai merangkat naik. Pada saat menyisakan tiga laga terakhir, PSIS bahkan mampu merebut tiket Liga 1 2018 selepas mengantongi nilai aman, 43.

Tidak berhenti itu itu saja, Laskar Mahesa Jenar mampu menambah tiga poin lagi, dikunci Persebaya Surabaya saat bertandang ke markasnya di laga pamungkas akhir pekan lalu (8/12).

General Manager PSIS, Wahyu menyatakan bersyukur PSIS akhirnya mampu merealisasi target yang dicanangkan manajemen, yakni tetap bercokol di Liga 1 Indpnesia.

Dia mengaku prestasi yang diraih Hari Nur Yulianto dkk ini tidak lepas dari dukungan supoter setia PSIS, yakni Panser Biru dan Snex, yang tidak putus-putusnya memberikan suntikan moral dan mental selama mengarung laga Liga 1 2018.

“Saya ucapkan terima kasih kepada para suporter PSIS, Dukungan kalian mampu mengantarkan tim kebanggaan Kota Semarang meraih harapan kita semua, yakni tetap eksis di Liga 1,” ujarnya.

Sementara juara kompetisi Liga 1 2018 ini diraih Persija Jakarta. Tim Macan Kemayoran menjadi yang terbaik dengan mengoleksi 62 poin. PSM Makasar yang sejak awal kompetisi menempel ketat, menempati peringkat kedua dengan mengantongi 61 poin. Tempat ketiga diisi Bhayangkara FC dengan 53 poin.

Tiga tim peringkat terbawah, yakni PSMS Medan, Mitra Kukar dan Sriwijaya FC harus terlempar ke Liga 2. Posisi mereka akan digantikan PSS Sleman, Semen Padang dan Kalteng Putra.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *