HJK 2018, TNI AD Ingatkan saat TKR Kembalikan Wilayah Jawa Tengah

SEMARANG (Asatu.id) – Komando Daerah Militer IV/Diponegoro (Kodam IV/Dip) menggelar berbagai kegiatan yang menarik dan melibatkan masyarakat dalam rangka Hari Juang Kartika (HJK) 2018.

Demikian diungkapkan oleh Kapendam IV/Dip Kolonel Arh Zainudin, S.H,M.H. dalam rilis tertulisnya.

Tahun ini, peringatan HJK atau hari lahirnya TNI AD dilaksanakan secara terpusat di Ambarawa. Tujuh puluh tiga tahun lalu, tepatnya 15 Desember 1945, Tentara Kemerdekaan  Rakyat (TKR) dibawah pimpinan Jenderal  Sudirman (waktu itu masih berpangkat Kolonel) berhasil memukul mundur pasukan Belanda dan merebut kembali wilayah Jawa Tengah.

“Kini, menjelang peringatan peristiwa yang sangat heroik tersebut, mulai hari Jumat, kita menggelar pameran Alutsista TNI AD di lapangan Pangsar (Panglima Besar) Jenderal Sudirman, Ambarawa,” terang Zaenudin.

Menurut Zainudin, berbagai rangkaian kegiatan peringatan HJK lainnya pun tidak kalah menarik, seperti  Festival Band (Sabtu, 8/12) dan 3Fun atau Fun Bike, Fun Walk dan Fun Aerobic (Minggu, 9/1) yang melibatkan masyarakat.

“Puncak acara peringatan (Sabtu,15/12) dilaksanakan di Ambarawa. Berbagai atraksi ditampilkan seperti terjun payung, flypass helly, Marching Band Taruna Akmil dan berbagai atraksi menarik lainnya,” kata Zenudin lebih lanjut.

“Sebagaimana tema kegiatan, TNI AD mengabdi dan membangun bersama Rakyat, mari kita sambut peringatan HJK ini bersama-sama, sebagai bentuk kebanggaan dan penghormatan kepada para Pahlawan gugur dan berhasil menegakan kehormatan bangsa Indonesia,”tegas Zaenudin.

Lapangan Pangsar Jenderal Soedirman, Ambarawa yang menjadi pusat aktivitas peringatan HJK, sejatinya hanyalah lapangan olahraga. Namun dengan adanya berbagai Alutsista TNI AD, kini berubah layaknya pangkalan satuan perang yang dipenuhi masyarakat dari berbagai usia.

“Silakan,  siapapun boleh datang dan saksikan langsung. Apapun yang TNI AD miliki, semuanya milik rakyat. Kita (prajurit) hanyalah pengemban amanah rakyat untuk mengoperasionalkan Alutsista tersebut, guna mempertahankan mempertahankan keutuhan dan kedaulatan NKRI” tandas lulusan Akademi Militer tahun 1996 ini.

Dalam pameran tersebut  digelar berbagai Alutsista teranyar TNI AD, seperti Helly Apache, Rudal Starstreak (rudal canggih artileri pertahanan udara), Tank Leopard, Tank M113 satuan infanteri, Panser Anoa buatan PT Pindad, Meriam Artileri Medan Kaliber 155/Caesar, Kapal Motor dan berbagai persenjataan dan kendaraan tempur lainnya.

“Semuanya bisa dilihat bahkan dipegang dan dinaiki sambil berfoto selfi bersama keluarga maupun sahabat. Gratis, bahkan ada door prize,” pungkas Kapendam. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *