TEMU Coworking 2018 Usung Tema Beyond The Space

TEMU Coworking 2018 Usung Tema Beyond The SpaceSEMARANG (Asatu.id) – TEMU Coworking Indonesia 2018 digelar di Kawasan Kota Lama Semarang selama tiga hari mulai dari 7-9 Desember 2018. Ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah tahun lalu digelar di Kota Bandung.

Untuk tema, TEMU Coworking Indonesia 2018 yang diusung adalah Coworking: Beyond the Space, di mana Temu Coworking Indonesia 2018 bertujuan mengenalkan lebih jauh lagi tentang tiga konsep coworking space yaitu The Future of Work, Commercialization of Innovation dan Productive Collaboration.

Presiden Perkumpulan Coworking Indonesia, Faye Alund mengungkapkan TEMU Coworking Indonesia adalah acara tahunan Perkumpulan Coworking Indonesia yang menjadi ajang belajar dan berjejaring antara para pelaku dan penggerak coworking di Indonesia. Tahun 2017 ada 155 peserta dan perwakilan dari 46 coworking space.

“Tema besar TEMU Coworking Indonesia adalah Coworking, Beyond The Space yang melihat gerakan coworking di luar space fisik, dan akan berfokus pada pembahasan tentang Commercialization of Innovation bagaimana coworking menjadi wadah dan jangkar untuk pusat inovasi teknologi dan model bisnis, dan bagaimana hubungan antara coworking dengan korporasi dan peningkatan ekonomi negara,” paparnya.

Tidak sekedar berjejaring, selama tiga hari TEMU Coworking Indonesia 2018 memiliki tiga rangkaian acara utama, yaitu : Coworking Campus, Coworking Unconference dan Walking Tour Kota Lama.

Coworking Campus, merupakan workshop intensif dengan berbagai sub topik spesifik seputar perkembangan coworking space di Indonesia. Sedangkan Coworking Unconference adalah bentuk kegiatan diskusi yang akan dibagi dalam beberapa kelas yang masing-masing memiliki topik bahasan yang berbeda untuk memperkaya wawasan terkait industri coworking space.

Dan, Walking Tour Kota Lama yang merupakan kegiatan berkeliling, mengeksplor keindahan gedung – gedung bersejarah sambil menikmati kuliner khas Kota Semarang. Kegiatan ini akan diikuti oleh 200 peserta yang merupakan pemilik, operator, penggiat coworking space dan komunitas kreatif di Indonesia yang didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang juga berfokus pada petumbuhan ekonomi kreatif dan kewirausahaan di Tanah Air.

Riszki Ramadhan selaku Marketing Communication dari Perkumpulan Coworking Indonesia mengatakan sebagai industri baru yang hadir di Indonesia Perkumpulan Coworking Indonesia perlu menggandeng berbagai pihak untuk menghimpun energi yang lebih besar sehingga dapat membuka kesempatan-kesempatan baru.

Tidak hanya melibatkan pelaku yang terjun di industri yang sama, tetapi juga perlu melibatkan pelaku dari industri lain. Kolaborasi menjadi unsur yang diutamakan bagi kedua belah pihak dalam upaya membangun ekosistem kreatif di Indonesia.

“Dengan adanya kerja sama dengan BRI, ini menjadi titik poin besar bagi TEMU Coworking Indonesia 2018, karena menunjukan bahwa pihak corporate juga dapat berkolaborasi dengan pelaku industri kreatif,” katanya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *