Tinjau Lokasi Banjir Genuk dan Kaligawe, Hendi HanyaTemukan Satu Pompa yang Berfungsi

SEMARANG (Asatu.id) – Walikota Semarang Hendrar Prihadi melakukan pengecekan langsung kondisi banjir dan rob di kawasan Genuk dan Kaligawe, Kamis (6/12).

Dalam tinjauan langsung tersebut, Hendi sapaan akrab Walikota mendapati beberapa pompa yang dijanjikan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) belum berfungsi secara maksimal, yakni dari enam pompa yang terpasang hanya ada satu pompa yang beroperasi.

“Wilayah timur kami masih mengerjakan sistem penanganan banjir dan rob ada lima sungai. Banger sudah ditutup, Tenggang sedang normalisasi, Banjir Kanal Timur, Sringin dan Babon dinormalisasi dan dipasangi pompa. Nah, proyek ini berakhir pada Januari 2019 sehingga saat berlangsung terjadi hujan kita cek di lapangan ternyata proyek itu proyek pompa baru terpasang belum berfungsi,” katanya, usai mengunjungi rumah pompa di wilayah Genuk.

Saat ini kondisi banjir, khususnya di trowongan Jembatan Tol Kaligawe, sudah mulai surut. Apalagi, proyek normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur masih berlangsung. Proyek ini ditarget rampung akhir Desember 2018 atau awal Januari 2019.

“Ujung dari itu semua kami sedang menyelesaikan program besar pemerintah pusat berupa penanggulangan rob dan banjir. Muara sungai sudah terpasang enam pompa yang sampai hari ini berfungsi satu. Kenapa bisa begitu? Kontraknya selesai bulan Januari. Pihak proyek sih menjanjikan, paling lama dua minggu, paling cepat satu minggu pompa sudah berfungsi,” ungkapnya.

Selain itu, Politisi PDI Perjuangan itu juga akan melakukan koordinasi dengan pihak BBWS untuk segera memfungsikan beberapa pompa yang sudah terpasang di beberapa titik. Hingga kini terpasang lima pompa di lima wilayah sungai yang merupakan muara dari Banjir Kanal Timur.

“Hari ini kami kita lagi menunggu sistem itu segera selesai, pompanya dapat berfungsi,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *