Razia KTR di Balaikota, Satpol PP Temukan 2 ASN Merokok di Area Terlarang

SEMARANG (Asatu.id) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang melakukan yustisi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan Kantor Balaikota dan DPRD Kota Semarang, Kamis (6/12).

Dalam yustisi tersebut, Satpol PP berhasil mengamankan dua orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kedapatan merokok di lingkungan Balaikota.

Terkait hal itu, Kepala Seksi Operasi Satpol PP Kota Semarang Sudibyo mengatakan Operasi KTR mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Semarang Nomor 3 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Di mana Kawasan Balaikota Semarang merupakan kawasan bebas asap rokok.

“Buktinya di sana-sini masih banyak para perokok yang nekat merokok sembarangan di wilayah atau kawasan tersebut. Bahkan, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Semarang kedapatan merokok di lingkungan Balaikota Semarang,” katanya.

Sudibyo mengungkapkan, dalam yustisi tersebut pihaknya menerjunkan 70 personel yang dibagi di beberapa wilayah, yakni di Kawasan Balaikota, puskesmas, rumah sakit, dan beberapa gedung perkantoran.

“Sudah disosialisasikan selama tiga tahun terakhir, namun saat ini masih juga ditemukan orang yang melanggar. Padahal, ancaman dalam perda ini tidak main-main, sanksi pidana kurungan paling 3 bulan atau denda yang harus dibayar para pelanggar lumayan besar mencapai Rp 50 juta. Toh, rupanya ancaman denda itu tak membuat jera para perokok,” ungkapnya.

Sementara untuk penindakan selanjutnya, lanjut Sudibyo, pelanggar langsung diproses secara hukum untuk melakukan persidangan yang difokuskan di Kantor Kecamatan Semarang Tengah.

“Mereka langsung diperiksa untuk pemanggilan sidang di Kecamatan Semarang Tengah. Keduanya yang merupakan ASN Pemerintah Kota Semarang kepergok petugas merokok di dalam ruang kantor pada jam kerja,” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *