Ibu-ibu DWP Jateng Donor Darah. Awalnya Takut, Akhirnya Lega

Ibu-ibu DWP Jateng Donor Darah. Awalnya Takut, Akhirnya LegaSEMARANG (Asatu.id) – Jangan sekali-kali terlalu fokus membayangkan jarum berukuran cukup besar jika belum pernah donor darah dan ingin melakukannya. Jarum suntik untuk mengambil darah itu, jika dibayangkan memang bisa membuat ciut nyali.

Perasaan seperti itu pula yang sempat menghinggapi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Tengah, Dwi Karyanti Dadang Somantri.

Ceritanya, istri Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Tengah, itu sempat deg-degan ketika akan melakukan donor darah yang diselenggarakan di UPT PMI Kota Semarang, Rabu (5/12).

Salah satu penyebabnya mungkin membayangkan jarum suntik sebagai alat pengambilan darah. Apalagi donor darah itu merupakan kali pertama yang diikutinya.

Namun, tekad yang kuat untuk membantu sesama, membuat wanita berhijab itu memberanikan diri. Dan akhirnya rasa takut yang semula dirasakannya tak terbukti. Sebab usai pengambilan darah, Dwi Karyanti justru merasa lega. Apalagi darah yang diambil dari tubuhnya dapat didonorkan untuk orang yang membutuhkan.

“Ini menjadi pengalaman pertama buat saya. Awalnya saya sempat merasa takut mbayangin jarum suntiknya, tapi ternyata tidak sakit kok. Mungkin itu hanya ketakutan saya saja. Insya Allah setelah ini saya usahakan untuk bisa rutin mendonorkan darah,” katanya bangga.

Kegiatan donor darah itu merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Ibu ke-90 tahun 2018 yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jawa Tengah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *