Bantu Warga Korban Banjir, Kecamatan Genuk Bangun Dapur Umum

SEMARANG (Asatu.id) – Kantor Kecamatan Genuk membuat dapur umum guna memproduksi bahan makanan untuk para warga yang terkena dampak banjir di sekitar Kecamatan Genuk.

Camat Genuk Ali Muhtar mengatakan, dapur umum tersebut dikelola oleh petugas lingkup Kantor Kecamatan Genuk untuk menyuplai makanan warga korban banjir sejak Rabu (5/12). Mereka mendapat bantuan makanan lantaran menjadi korban banjir dan rob. Genangan banjir dan rob hingga kini belum surut dari lokasi tersebut.

“Modalnya nekat. Kemarin kami mendapat bantuan lima kuintal beras dari Dinas ketahanan Pangan. Tinggal membeli bahan baku untuk lauk-pauknya. Siang tadi juga ada bantuan dari PMI, Dinas Sosial Kota Semarang, BPBD, dan Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan, serta dari anggota DPRD,” ujarnya, Kamis (6/12).

Ali menambahkan dengan membuat dapur umum dapat membantu meringankan penderitaan warga. Apalagi mereka dapat memproduksi sekitar seribu nasi bungkus per harinya. Dia menyarankan pada kelurahan yang terkena dampak banjir dapat membuat dapur umum di wilayahnya.

“Dapur umum juga akan dibuka di setiap kelurahan terdampak untuk efektivitas. Seperti Kelurahan Trimulyo, dan Muktiharjo Lor. Sementara logistik bisa disuplai dari Kantor Kecamatan Genuk,” kata Ali.

Dari 13 kelurahan di Kecamatan Genuk, ada enam di antaranya terdampak banjir. Keenam wilayah terdampak banjir tersebut, yakni  Kelurahan Trimulyo, Terboyo Wetan, Muktiharjo Lor, Gebangsari, Genuksari, Banjardowo. “Banjir terparah terjadi di Kelurahan Trimulyo,” tukasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *