Ayu Wardhani: Passion itu Suatu Keharusan dalam Jalani Hidup

SEMARANG (Asatu.id) Kristian Ayu Wardhani, gadis kelahiran Semarang, 4 Desember 1990 ini telah mengenyam bangku pendidikan di jurusan Desain Komunikasi Visual, Universitas Soegijapranata Semarang angkatan 2008.

Begitu lulus kuliah, Ayu begitu sapaan akrabnya, mulai meniti karirnya sejak tahun 2013 di dunia perhotelan sebagai sales coordinator di Hotel Holiday Inn Express Semarang.

Dia mengaku pekerjaannya ini ditekuninya lantaran sejak duduk di bangku kuliah memang ingin sekali kerja di dunia perhotelan karena mengikuti passion-nya.

“Dari kuliah pengen kerja di hotel karena suka pekerjaan yang ketemu banyak orang dan melayani/me-manage,” ungkapnya.

Memang bukan suatu hal yang mudah baginya melewati berbagai rintangan yang menghadang selama ia terjun di dunia perhotelan. Kala itu dirinya mengemban dua tugas dan tanggung jawab, yakni merangkap sebagai reservation supervisor di tahun 2015.

“Harus bisa memahami karakter yang berbeda-beda setiap hari baik karakter bos, klien, management. Kadang susah me-manage waktu untuk keluarga di rumah, karena kerjanya memakan waktu dan gak mesti libur kalo tanggal merah,” ujarnya.

Namun, ia tak pernah menjadikan hal tersebut sebagai beban dan tetap berusaha menjalani profesi tersebut dengan hati riang gembira. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk hijrah lantaran ingin mencari pengalaman pekerjaan baru di tempat lain.

Masih di dunia yang sama, yakni perhotelan, pada tahun 2016 dirinya melanjutkan karirnya di Hotel Ibis Semarang Simpang Lima sebagai Executive Secretary General Manager dan lagi merangkap sebagai public relation di tahun 2017 hingga sekarang.

Suatu ketika, Ayu bercerita pengalaman yang sangat mengesankan pertama kali dalam hidupnya yang baru lalu dia alami. Saat menginjak usianya yang 28 tahun, ia tak menyangka diberi kejutan ulang tahun oleh teman-teman kantornya.

“Kemarin tanggal 4 Desember 2018, kebetulan pas lagi hectic banget di kantor, ada meeting, di sela sama jadwal photo taking menu untuk promo hotel. Eh tiba-tiba digeruduk temen-temen sekantor plus big boss yang bawain kue ultah, terus pada pake party tools dan pada nyanyi lagu Happy Birhtday gitu,” ungkapnya dengan nada riang tak terbendung.

Lantas, yang lebih mengejutkan lagi di kerumanan teman-temannya ternyata ada sang kekasih yang hingga saat ini selalu hadir mengisi hari-harinya.

“Jadi mereka udah ngerencanain surprise party buat aku yang super amazing ini. Sampai nyulik pacarku dari tempat kerjanya buat ikutan surprise-nya coba. Ya perasaannya seneng banget, seru, tapi malu, ga percaya aja bakal dikasih kejutan,” ceritanya.

Di sisi lain, perempuan penyuka grup Ten 2 Five ini juga sangat menyukai aktivitas crafting, yakni seni kerajinan tangan. Di sela kesibukannya yang demikian padat ia mengembangkan bakatnya di dunia seni crafting dengan membuat scrapbook, kalung dan berbagai kerajinan lainnya.

Kegiatan ini sudah ia lakukan selama beberapa tahun terakhir. Ia juga kerap kali mengikuti sebuah bazaar menggawangi brand crafting-nya bernama Craft Like A Boss sebagai tambahan penghasilannya.

“Selain aku suka kerja jadi hotelier, aku pun juga seneng crafting. Sampai jam berapa pun aku betah kalau suruh create something, because passion is a must!,” begitu kutipan yang selalu menjadi motto hidupnya hingga kini. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *