Tekankan Kerukunan, Walubi Jateng Gelar Rakerda

SEMARANG (Asatu.id) – Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Perwakilan Umat Buda Indonesia (Walubi) Jateng, Romo Pujianto berharap, melalui kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Walubi Jateng, umat Budha bisa lebih rukun, saling menghormati, bersatu, gotong-royong, dan maju.

“Sebab tanpa hal-hal tersebut maka kerukunan dan kedamaian tidak akan terwujud. Semua umat beragama, termasuk umat Budha harus senantiasa bergotong-royong,” katanya.

Harapan Romo Pujianto disampaikan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pengurus Daerah Perwakilan Umat Budha Indonesia (DPD Walubi) Jateng, di PO Hotel Semarang, Selasa (4/12). Acara tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Romo Pujianto juga menegaskan, pihaknya tidak akan menganggap paling hebat atau paling benar sendiri. Dia hanya minta umat Budha harus hidup rukun dan saling menghargai. Sebab hal itu dinilai sebagai hal yang paling utama.

Rakerda yang dihadiri sekitar 400 umat Budha perwakilan dari berbagai daerah, seperti Boyolali, Temanggung, Jepara, Kudus, serta Kabupaten dan Kota Semarang ini membahas sebanyak 12 program. Belasan program itu meliputi antara lain program generasi muda, organisasi, serta program ekonomi kerakyatan.

“Program melibatkan anak muda menjadi prioritas karena anak muda menjadi dasar berbangsa dan bernegara. Sehingga generasi muda harus maju dan hebat dan mengambil peran dalam berbangsa dan bernegara. Generasi muda menjadi vital dalam organisasi Walubi,” tuturnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *