Sekda Sambut Positif Perkembangan KPRI Bhakti Praja

SEMARANG (Asatu.id) – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, menyambut baik perkembangan positif KPRI Bhakti Praja Jateng. Salah satu bukti konkret dari perkembangan positif itu adalah aset koperasi yang melebihi Rp 92 miliar.

Apresiasi itu disampaikan Sekda saat menghadiri Rapat Anggota Penetapan Rencana Kerja, Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi KPRI Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 dan Penetapan Rencana Kerja Pengawas Tahun 2019 di Gedung E Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (4/12).

“Saya melihat KPRI Bhakti Praja semakin hari semakin menunjukkan peningkatan yang signifikan. Peningkatan yang nyata ditandai dengan aset kita kurang lebih Rp92 miliar lebih,” kata Sekda Sri Puryono.

Dengan perkembangan yang makin positif itu, Sri Puryono berharap, transparansi dan integritas KPRI Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah terus dikedepankan. Selain itu, harus mempertahankan demokratisasi dalam mengelola koperasi. Apabila muncul kendala, hendaknya segera bermusyawarah.

“Saya rasa demokratisasi KPRI Bhakti Praja sudah terwujud. Apa-apa dirembuk, termasuk saat ini bapak/ibu diajak untuk menyusun anggaran belanja pada tahun 2019 dan ini merupakan wujud transparansi dari koperasi kita,” pesannya.

Di sisi lain, Sekda juga meminta pengurus dan direksi KPRI Bhakti Praja Jawa Tengah dapat sigap menangkap peluang pasar yang menjanjikan. Dia mencontohkan, pada era digital seperti saat ini memungkinkan dikembangkannya program kredit berbasis aplikasi.

“Pada era digital ini, nanti bisa dikembangkan hutang menggunakan aplikasi. Tidak usah selalu datang ke sini, kalau saat verifikasi baru datang. (Kredit) masuk ke rekening kalau sudah disetujui. Koperasi kita semakin banyak yang pinjam, semakin bergairah. Utang boleh, tapi jangan ngemplang,” pungkas alumnus UGM ini. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *