Pencairan Pinjaman Anggota KPRI Bhakti Praja Jateng Capai Rp 34,2 M

SEMARANG (Asatu.id) – Perkembangan positif ditunjukkan oleh KPRI Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah. Jumlah anggota hingga Oktober tahun ini tercatat setidaknya ada 4.740 anggota, sementara pencairan jumlah pinjaman anggota hingga akhir September 2018, telah mencapai lebih dari Rp 34,229 miliar.

Hasil itu dipaparkan Wakil Ketua KPRI Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah, Edy Joko Pramono, saat menghadiri Rapat Anggota Penetapan Rencana Kerja, Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi KPRI Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 dan Penetapan Rencana Kerja Pengawas Tahun 2019 di Gedung E Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (4/12).

“Dari perhitungan perkembangan itu, ada kenaikan 36,04 persen jika dibandingkan pada tahun 2017. Dari keberhasilan yang ada, tentu pengurus memahami masih ada sedikit kendala yang perlu diselesaikan. Di antaranya tingkat partisipasi aktif anggota dalam memanfaatkan pelayanan koperasi masih rendah,” kata Edy Joko.

Di sisi lain, Edy juga menandaskan bahwa dari 4.740 anggota, yang memanfaatkan baru 40 persen. Terkait dengan itu, untuk meningkatkan partisipasi aktif anggota koperasi, KPRI Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah memberikan hadiah langsung kepada anggota yang mengajukan pinjaman pada kurun waktu Oktober-November 2018.

“Misalnya pinjam Rp 50 juta dikasih TV. Selain itu, kami mengintensifkan usaha yang sudah ada,” paparnya.

Perkembangan positif KPRI Bhakti Praja Jateng pun disambut baik oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono, yang hadir dalam acara rapat anggota koperasi itu. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *