Inflasi di Purwokerto Tempati Posisi Tertinggi di Jateng

lonjakan inflasi jawa tengah meningkatSEMARANG (Asatu.id) – Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah mencatat, pada Bulan November 2018 terjadi inflasi di enam kota SBH di Jawa Tengah. Kota Purwokerto dalam hal ini mengalami inflasi tertinggi yakni sebesar 0,32%.

Mengikuti inflasi dibawahnya adalah Kota Cilacap sebesar 0,31 persen, Kudus 0,29 persen, Tegal 0,26 persen, Surakarta 0,22 persen dan inflasi terendah di Kota Semarang 0,21 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, inflasi di Purwokerto dipengaruhi oleh 5 jenis komoditas.

“Komoditas itu merupakan harga beras, harga bawang merah, upah pembantu rumah tangga, harga daging ayam ras dan bensin,” katanya di Kantor BPS Jateng, Senin (03/12).

Walaupun mengalami inflasi tertinggi di bulan November, menurut Sentot ada juga beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga seperti kangkung, kacang panjang, batu bata, pepaya dan ikan keranjang.

“Jadi Walau Purwokerto mengalami inflasi, di Kota tersebut masih ada beberapa komoditas yang harganya malah menurun,” jelas Sentot.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *