Sore Tadi, Banjir Terjang Jalan Menuju Unnes

SEMARANG (Asatu.id) – Hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jalan Sekaran, Gunungpati, Semarang, Senin sore (3/12). Akibatnya, jalan menuju kampus Unnes kebanjiran.

Kencangnya angin yang menerjang ini sempat merobohkan bangunan di sekitar kampus. Sementara luapan banjir yang mengalir ke jalan membuat sejumlah kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, macet.

Sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa harus ‘bertarung’ melawan  derasnya air yang mengalir dari atas. Tidak sedikit dari para pengendara motor harus berjuang keras untuk menyelamatkan motornya dari seretan air bah tersebut.

Beberapa pengendara yang tidak kuat menahan terjangan banjir, terpaksa meninggalkan motornya di tengah jalan yang berubah bak ‘sungai’.

Pemandangan banjir Unnes itu banyak diabadikan masyarakat sekitar, sehingga kejadian ini sempat diunggah ke youtube dan disebarkan lewat WhatsApp.

Kawasan Unnes yang merupakan kawasan dataran tinggi memang menjadi langganan banjir setiap diguyur hujan deras.

Banjir itu cepat surut, namun hal ini membuat aktivitas warga yang menggunakan akses jalan tersebut terganggu.

Galih Saputra, salah satu pedagang sempolan di kawasan Jalan Tawan Siswa, Banaran, membenarkan jika kawasan ini seringkali terjadi banjir jika diguyur hujan deras.

“Saya sudah 2 tahun jualan kawasan Unnes. Saya jualan dari siang sampai malam. Saya berharap jalan kawasan Unnes mendapat perhatian pemerintah, sehingga masalah banjir di sini bisa diantisipasi,” katanya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *