Sovan Haslin P : Pemecatan Saya dari Anggota PAN Kota Semarang Tak Sesuai Prosedur

SEMARANG (Asatu.id) – Kisruh di tubuh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Semarang semakin meluas. Setelah sebelumnya DPD PAN Kota Semarang mendesak DPRD Kota Semarang agar segera dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Sovan Haslin Pradana yang telah dipecat dari partai sejak Mei 2018 lalu, kini giliran Sovan angkat bicara.

Menurut Sovan, keputusan DPD PAN yang memecat dirinya sebagai kader merupakan langkah gegabah dan tak sesuai prosedur kepartaian. Alasannya, sebelum dan sesudah keluarnya surat keputusan pemecatan, dirinya belum pernah diklarifikasi terkait tuduhan yang jadi alasan pemecatan.

“Semua tuduhan yang menjadi dasar pemecatan tidak dapat dijadikan bukti dan seakan subjektif. Dan tindakan ini kami nilai tidak tepat,” katanya kepada awak media, Jumat (30/11).

Oleh karena itu, lanjut Sovan, dengan dasar tersebut pihaknya beberapa waktu lalu mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Semarang terkait keputusan DPD PAN Kota Semarang yang mengeluarkan surat keputusan pemberhentian tetap sebagai anggota PAN melalui SK Nomor: PAN/A/Kpts/KU-SJ/091/V/2018 tanggal 31 Mei 2018.  Meski akhirnya gugatan itu dikembalikan karena dinilai prematur, Sovan masih akan mengambil langkah hukum lain.

“Dari keputusan ini hasil putusan dari PN belum inkrah. Karena gugatan dikembalikan, dan hakim meminta persoalan ini diselesaikan melalui Mahkamah Partai. Kami akan menempuh upaya ke Mahkamah Partai dulu, baru ada langkah hukum lain,” katanya.

Selain itu, terkait dengan alasan pemecatan yang tertuang, salah satuya tidak memenuhi kewajiban berkontribusi ke partai, pihaknya menolak dan membantah dengan tegas. Menurutnya, tiap bulan gaji sebagai anggota DPRD Kota Semarang setiap bulannya dipotong sebesar 20 persen (Rp 3,5 juta – Rp 4 juta) untuk diserahkan ke DPD PAN Kota Semarang.

“Saya juga secara rutin mengikuti kegiatan reses dan kegiatan kepartaian lain jika memang ada perintah dari partai,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua DPD PAN Kota Semarang Bidang Pengkaderan, Syaikhul Azhar mendesak DPRD Kota Semarang untuk mempercepat proses PAW Sovan Haslin Pradana yang telah dipecat dari partai sejak Mei 2018 lalu.

Selain putusan pengadilan, DPD PAN Kota Semarang juga sudah mengirimkan surat usulan pengganti antar waktu (PAW) atas anggota DPRD Sovan Haslin Pradana sesuai dengan ketentuan.

“Kami akan mengawal terus putusan ini. Sesuai ketentuan dalam waktu 14 hari belum ada jawaban maka partai akan bersikap,” ungkapnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *