SKPD Didorong Kerjasama Penggunaan Data Berbasis NIK

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukoharjo Sriwati Anita menyampaikan, pihaknya terus mendorong SKPD di Kabupaten Sukoharjo untuk melakukan perjanjian kerja sama penggunaan data berbasis NIK.

Hali itu dikatakannya saat menghadiri Dialog Interaktif Pemanfaatan Data Kependudukan Berbasis Nomor Induk Kependudukan oleh Lintas Sektor dalam Pelayanan Publik di Jawa Tengah, di salah satu stasiun TV. Anita mengharapkan akhir tahun ini semua SKPD sudah memanfaatkannya.

Di Sukoharjo sendiri, jelas Anita, ada beberapa inovasi aplikasi yang dibuat dengan memanfaatkan data tersebut antara lain Skuter (Surat Keterangan Umum), Skak (Surat Keterangan Kematian), maupun Skala (Surat Keterangan Lahir).

Dijelaskan, untuk pengurusan surat-surat itu tersebut masyarakat tinggal memasukkan NIK sehingga data akan langsung keluar tanpa mengetik ulang. Hal itu menurutnya akan mempermudah dan mempercepat masyarakat dalam mendapatkan surat keterangan mulai dari desa.

“Dengan swata, kami juga bekerja sama dengan Bank Pasar dalam mengecek data nasabah. Untuk SKPD, yang sudah menggunakan Dinas Sosial dalam hal pendataan masyarakat kategori miskin, Dinas Kesehatan menyangkut pelayanan di puskesmas, dan Kesbangpol terkait gerak cepat intelijen,” tambahnya.

Namun demikian, Anita secara tegas meminta masyarakat untuk tidak memanfaatkan data di luar Penandatanganan Kerja Sama (PKS). Bahkan, sanksi akan diberikan kepada masyarakat yang tetap melakukan hal tersebut.

“Tapi ingat, memanfaatkan data di luar PKS ada sanksinya,” tegas dia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *