Pangdam Ingatkan Soal Perbedaan Pandangan Politik Jelang Pemilu 2019

SEMARANG (Asatu.id) – Menjelang Pemilu 2019, jajaran Kodam IV/Diponegoro terus meningkatkan keamanan bersama instansi terkait. Termasuk persoalan di media sosial yang ikut mewarnai Pemilu 2019.

Kondisi ini mengingatkan semua unsur kelompok bahwa masalah-masalah berita di media sosial menjadi pelajaran bagi semuanya.

Penegasan itu disampaikan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto saat ikut menerima kunjungan Komisi II DPR RI yang dipimpin ketuanya, Zainudin Amali, di DPRD Jateng, Selasa (27/11).

Pangdam mencontohkan, terjadinya bentrokan antarkelompok di Madura karena pemberitaan di media sosial. Terjadi tembak-tembakan antara dua kelompok pendukung calon presiden hanya karena perbedaan pandangan politik.

“Beragam kejadian di masyarakat pasti akan dipolitisir oleh kedua belah pihak supaya sama-sama menguntungkan di masing-masing kelompok,” tutur Pangdam.

Karenanya, menurut Pangdam, beragam upaya pencegahan dilakukan aparat keamanan agar Jawa Tengah terhindar dari kejadian-kejadian seperti di Madura dan daerah lain akibat perbedaan pilihan calon presiden. Realita seperti ini.yang harus dipahami betul oleh ketiga pilar dan disampaikan kepada masyarakat.

“Diharapkan Jawa Tengah tetap kondusif sebagaimana yang diharapkan , dan suksesnya Pemilu 2019 benar-benar sukses. Kodam IV siap mendukung personel bersama Polda Jawa Tengah,” pungkasnya.

Seperti diberitakan Asatu.id sebelumnya, ikut menerima kunjungan Komisi II DPR RI, selain Pangdam juga ada Sekda Jateng Sri Puryono, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Yulianto Sudrajat, Ketua Badan Pengawas Pemilu Jateng, Fajar Subhi, beserta SKPD dan instansi terkait lainnya di Ruang Rapat Lantai II Kantor Gubernur Jateng. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *