PSIS Penuhi Janji, Curi Satu Poin di Bangkalan

BANGKALAN (Asatu.id) – PSIS Semarang berhasil memenuhi ambisinya untuk mencuri poin dari Madura United FC. Pada laga lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-32, di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Senin (26/11), Laskar Mahesa Jenar menahan imbang Madura United FC 2-2.

Dua gol PSIS diceploskan Bruno Silva pada menit 38 dan Hari Nur Yulianto (66). Sementara gol tim tuan rumah diborong Fabiano Da Rosa Beltrame pada menit 56 dan 90+2.

Dengan tambahan satu poin ini, PSIS yang mengoleksi 43 poin kini menempati peringkat 11. Sementara Madura United bertengger di posisi 7 dengan mengantongi 45 poin.

Laga Madura United FC versus PSIS sempat diwarnai kericuhan akibat wasit Nusur Fadilah asal DKI Jakarta seringkali mengambil keputusan yang kontraversial.

PSIS sempat memimpin gol terlebih dahulu pada menit 38. Serangan gencar tim tuan rumah yang gagal langsung dibalas anak-anak besutan Jafri Sastra lewat serangan balik cepat. Umpan tarik Hari Nur Yulianto dengan cantik mampu dipapaki Bruno Silva menjadi gol.

Ketinggalan 0-1, Madura United berusaha membalas dengan terus mengurung pertahanan lawan. Untuk meredam gempuran ini, PSIS hanya mengandalkan serangan balik dengan menggatung duet Brono-Hari Nur.

Kendati mengandalkan serangan balik, namun serangan anak-anak Semarang cukup beberapa kali sempat membahaya jantung pertahanan lawan. Untuk meredam serangan balik ini, barisan belakang acapkali bermain keras, sehingga Ibrahim Coteh beberapa kali menjadi korban kekerasan pemain lawan.

Meski Madura ngotot menekan PSIS, namun kedudukan 0-1 untuk tim tamu tetap bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Madura United meningkatkan frekwensi penyerangan. Sejumlah peluang sempat mereka dapatkan, namun belum membuahkan hasil akibat kesigapan penjaga gawang PSIS Jandia Eka Putra.

Derasnya gempur ke pertahanan Mahesa Jenar ini akhirnya membuahkan hasil. Umpan lambung Slamet Nur Cahyo dari bola mati sukses dipapaki dengan sundulan kepala kapten tim Madura United  Fabiano Da Rosa Beltrame sehingga  kedudukan imbang 1-1.

Sepuluh menit berselang, PSIS kembali memimpin 2-1. Kali ini giliran Hari Nur Yulianto yang menjadi pecetak gol, setelah memanfaatkan umpan pasangannya, Bruno Silva.

Ketinggalan gol lagi membuat pemain tuan rumah frustasi. Meski mengusai jalannya pertandingan babak kedua, namun barisan belakang Madura United kebingungan saat mendapatkan serangan balik anak-anak Kota Semarang. Main keras, akhirnya menjadi pilihan, sehingga wasit sempat mengeluarkan memperingatkan dan menghanjar kartu kuning kepada Asep Berlian.

Pada detik-detik menjelang bubaran, Greg Nwokolo yang mampu lolos dari hadangan barisan belakang langsung berusaha menusuk ke gawang PSIS. Penjaga gawang PSIS terpaksa harus keluar sarangnya untuk memotong laju Greg.

Pada duel antara Jandia melawan Greg, sebenarnya tangan kiper PSIS terlebih dahulu menyentuh bola sebelum Greg terjatuh. Namun, wasit Nusur Fadilah justru memandang Greg dijatuhkan Jandia di area terlarang, dan menunjuk titik putih.

Sontak keputusan sang pengadilan yang memberikan hadiah penalti untuk Madura United diprotes para pemain PSIS. Namun, sang pengadil tidak bergeming dan tetap berpandangan Jandia melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Fabiano Da Rosa Beltrame yang menjadi aljogo pada hadiah penalti kontraversial ini sukses memperdaya Jandia, sehingga mampu menyamakan skor lagi menjadi 2-2.

Kedudukan imbang 2-2 ini bertahan hingga waktu tambahan empat menit berakhir.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *