Dorong Kota Ramah HAM, Pemkot Semarang Gelorakan ’Kota Semua Buat Semua’

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terus menggelorakan semangat mewujudkan “Kota Semua Buat Semua” bagi Kota Semarang ada dari dan untuk warga, Senin (26/11). (Pemkot Semarang/dok)

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terus menggelorakan semangat mewujudkan “Kota Semua Buat Semua” bagi Kota Semarang ada dari, dan untuk warga.

Hal tersebut dikatakan Wali Kota Hendi di hadapan para narasumber, moderator dan peserta Rakor Aksi Hak Asasi Manusia, Senin(26/11), di ruang Ramashinta Patra Semarang Hotel and Convention.

Dengan semangat ini, lanjut dia, warga Kota Semarang ikut bergerak dari dan untuk Kota Semarang. Semangat “all for one, one for all” ini kemudian diwujudkan dalam konsep Bergerak Bersama.

“Sebagaimana faunding father kita, Ir. Soekarno, kita ingin mendirikan satu negara “semua buat semua”, bukan negara untuk satu orang, bukan satu negara untuk satu golongan, walaupun golongan kaya,” ungkapnya.

Hal ini pun diamini Kota Semarang. Kota ini, tambah dia, akan menjadi kota yang nyaman dan ramah sekaligus menjamin pemenuhan hak asasi setiap warganya dari kelompok dan golongan manapun.

Tiga konsep kota ramah HAM yang didorong, yakni kesetaraan, ruang aspirasi serta kolaborasi. Konsep kesetaraan diwujudkan dalam berbagai bidang mulai dari kesejahteraan, infrastruktur, kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga gender.

Dicontohkannya, dengan visi mewujudkan kota perdagangan jasa berbasis pariwisata, Hendi optimis roda perekonomian di Kota Semarang lebih merata.

“Tak hanya dilakoni para pemodal besar, tetapi sektor pariwisata juga menjanjikan lapangan kerja serta pendapatan bagi semua kelas masyarakat, tua, muda, perempuan, laki-laki, serta pemodal besar, menengah hingga kecil,” ungkapnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *