OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY Selenggarakan IFC

SEMARANG (Asatu.id) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jawa Tengah dan DIY bersama Industri Jasa Keuangan di Jawa Tengah bekerjasama dengan Forum Studi Ekonomi dan Hukum Islam (Forshei) menyelenggarakan  Islamic Financial Challenge (IFC) di Kantor OJK, Kamis (22/11).

Mengangkat tema “Mewujudkan Jawa Tengah dan DIY sebagai Poros Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah”, acara tersebut bertujuan untuk menyukseskan misi ketiga yang tercantum dalam roadmap pengembangan keuangan syariah 2017-2019, yakni meningkatkan inklusi produk keuangan syariah dan koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk memperbesar pangsa pasar keuangan syariah.

Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY Aman Santosa mengungkapkan, program utama dalam misi tersebut adalah optimalisasi promosi keuangan syariah yang dapat diwujudkan dengan cara meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk jasa keuangan syariah.

“Berdasarkan hasil survei literasi yang dilakukan OJK pada Tahun 2016 menunjukkan bahwa tingkat literasi dan tingkat inklusi masyarakat terhadap produk dan jasa keuangan syariah masih redah,” katanya.

Ia menjelaskan, hal tersebut ditunjukkan dengan indeks literasi keuangan syariah baru mencapai 8,11% dan indeks inklusi keuangan syariah sebesar 11.06% sementara indeks literasi keuangan konvensional mencapai 29,66% dan indeks inklusi keuangan sebesar 67,82%.

“Salah satu upaya yang dilakukan dalam meningkatkan literasi dan inklusi di Jawa Tengah, OJK bersama industri Jasa Keuangan turut berperan serta dalam menyosialisasikan produk syariah kepada masyarakat, termasuk diantaranya kegiatan IFC,” ungkapnya.

Sebelumnya, IFC Regional Jawa Tengah dan DIY 2018 ini memiliki sasaran utama mahasiswa, dosen dan masyarakat dengan rangkaian kegiatan berupa Olympiade Keuangan Syariah, lomba video literasi keuangan, sosialisasi, call paper for dan diakhiri dengan seminar yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, diantaranya Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah, OJK, Industri Jasa Keuangan dan akademisi. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *