Kampanyekan HIV/AIDS pada Anak dengan Menyanyi dan Menari

SEMARANG (Asatu.id) – Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) gelar ”Kampanye Kilau Generasi Bebas HIV dan AIDS”, di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang, untuk pencegahan dini HIV dan AIDS pada anak, Kamis (22/11).

Dermawan, Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kemen PPPA mengungkapkan, melalui acara ini anak-anak diharapkan dapat menjadi 2P, yakni pelopor dan pelapor dalam rangka pencegahan HIV dan AIDS.

“Setelah mengikuti acara ini anak-anak dapat menginformasikan kepada teman-teman mereka dan berkomitmen untuk melakukan pencegahan sedini mungkin untuk penyebaran HIV dan AIDS,” katanya.

Selain dikenalkan dengan penyakit HIV dan AIDS melalui nyanyian, dongeng dan musik dalam Kampanye Kilau Generasi Bebas HIV dan AIDS ini juga menjelaskan kepada anak mengenai media penularannya.

“Karena penyandang HIV tidak mungkin berkurang, sekali positif akan menjadi AIDS, sehingga dengan acara ini kami melakukan penjelasan tentang bagaimana penularannya,” kata Dermawan.

Para siswa dan siswi dari beberapa SD, SMP dan SMA di Semarang yang berkumpul di TBRS pagi itu juga diharapkan dapat menjadi pelopor untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak-anak sebayanya yang menjadi penyandang HIV dan AIDS.

“Kami juga menjelaskan bagaimana menghadapi ADHA untuk melakukan perlindungan terhadap teman-teman mereka yang sudah mengidap agar mereka tidak terstigma dan didiskriminasi.Jadi hak mereka masih utuh untuk mengenyam pendidikan dan dan bermain,” pungkas Dermawan. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *