Ganjar: Jateng Harus Punya Gaya Sendiri

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan, jelang Pileg maupun Pilpres ini kesan media sosial menjadi menyeramkan.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Tengah dengan tema “Merawat Keragaman, Memperkuat Solidaritas Menuju Jateng yang Aman dan Damai”, Rabu (21/11).

Dikatakannya, banyak akun anonim terutama jelang Pileg maupun Pilpres ini. Sementara itu, banyak yang kemudian menyampaikan umpatan bahkan menjelek-jelekkan lawan politik sehingga dirinya berpesan jika Jawa Tengah harus mempunyai gaya sendiri.

“Cerita ini saya sampaikan kepada Bapak Ibu sekalian supaya bisa merumuskan menjelang Pileg dan Pilpres, Jateng harus punya gaya sendiri: gaya yang rukun, gaya yang tidak bisa meneruskan ucapan yang keliru,” ungkapnya.

Menurutnya, suasana menjelang Pilpres maupun Pileg ini menjadi sangat sensitif sehingga dalam pertemuan yang menghadirkan para tokoh agama maupun tokoh masyarakat itu dirinya meminta untuk menjaga kondusivitas dengan tidak menebar kebencian, termasuk di media sosial.

“Menampilkan tokoh-tokoh yang akan menjadi pemimpin kita dan itu adalah kebaikan. Kritik boleh, tapi forum yang paling bagus adalah debat kandidat, bukan di media sosial,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *