E-Gamelan Jadi Wujud Pelestarian dan Modernisasi Budaya

SEMARANG (Asatu.id) – Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) mempersembahkan sebuah acara kolaborasi antara teknologi, science, sosial, seni dan budaya dalam satu rangkaian acara Galaxy Technoart “New Hope & Kreasi Untuk Negeri”.

Acara tersebut diselangarakan di Atrium Mall Ciputra Semarang, Rabu (21/11) dari pagi hingga sore hari.

Berbagai rangkaian acara ditampilkan dalam event ini, mulai dari drama musical, pameran, talkshow, dan beberapa perlombaan mampu menarik banyak pengunjung untuk menyaksikan event ini.

Terdapat satu performance yang sangat menarik dan berbeda dalam event ini yaitu penampilan tarian budaya yang diiringi E-Gamelan. Penampilan yang begitu epic ditunjukkan oleh tim E-Gamelan Udinus mampu menghipnotis penonton.

Melalui perpaduan suara gamelan yang begitu indah dipadukan dengan suara sang sinden macapat yang merdu, kemudian diikuti gerakan tubuh penari yang sangat lues, membuat semua penonton terkesima.

“Penampilan E-Gamelan sangat bagus, hanya menggunakan sebuah tablet mereka bisa mengeluarkan suara gamelan asli tanpa harus menggunakan alat-alat gamelan yang berat, hal inilah yang membuat saya sangat tertarik untuk menyaksikan penampilan dari Tim E-Gamlean. Apalagi berkolaborasi dengan beberapa penari yang menambah keindahan tersendiri,” ucap Ida salah satu penonton.

Elektronik Gamelan Kampus Udinus atau sering disebut E-Gamelan, merupakan salah satu inovasi yang direalisasikan untuk menyelamatkan gamelan dari kepunahan. E-Gamelan merupakan bentuk virtualisasi dari obyek Gamelan Kyai Sri Kuncoro Mulyo Lokananta Surakarta.

Penemuan tersebut merupakan hasil penelitian tim LPMM Universitas Dian Nuswantoro yang diketuai olah Dr. Yuventus Tyas Catur Pramudi SSI, M.Kom yang didanai oleh Hibah Strategi Nasional dan Dikti tahhun 2009 dan 2010.

Tim E-Gamelan Udinus terbentuk dengan tujuan untuk membantu melestarikan kebudayaan Jawa yang  sudah mulai mengalami kepunahan, salah satunya gamelan. Tim E-Gamelan telah membuktikan prestasinya dengan mewakili Indonesia di UNESCO.

“Adanya penampilan tim E-Gamlen dievent ini, diharapkan dapat menyadarkan masyarakat luas terutama anak muda akan pentingnya melestarikan budaya sendiri yang begitu indah dan sayang untuk ditinggalkan,” ucap Darsono, salah satu tim E-Gamelan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *