Jafri Satra Optimistis Menangi Laga ’Final’ Lawan Persib

SEMARANG (Asatu.id) – Tim tuan rumah PSIS Semarang akan diuji ketangguhannya oleh tim papan asal Jabar, Persib Bandung pada laga lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-31, di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu sore ini (18/11) pukul 15.30 WIB.

Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra menyebut laga ini melawan tim Maung Bandung merupakan laga ‘final’, lantaran jika anak-anak asuhannya mampu memenangi duel ini, tim kebangggan Kota Semarang akan meraih tiket ke Liga musim tahun depan.

Saat ini, PSIS pada perburuan poin di klasemen sementara Liga 1 mengumpulkan 39 poin. Jika memenangi duel ini alias meraih tambahan tiga poin, PSIS akan mengoleksi 42 poin.

“Jika mampu meraih 42 poin, posisi PSIS di Liga musim 2019 akan aman. Untuk itu, kami akan berjuang semaksimal mungkin untuk mewujudkan harapan masyarakat pecinta sepak bola Semarang,” kata Jafri Sastra, doi Semarang,  Sabtu (17/11).

Pelatih asal Padang ini mengakui meraih kemenangan lawan Persib bukan hal yang mudah bagi PSIS. Persib yang kini menempati papan atas Liga 1 2018, tenu tidak ingin kehilangan angka pada lawatan ke Stadion Moch Soebroto yang menjadi home base PSIS.

“Saya prediksi pertandingan sore nanti berjalan seru dan menarik. Kedua tim bakal mengeluarkan kemampuan untuk memenangi laga ini. Apalagi kedua tim sama-sama membutuhkan angka demi meraih status yang lebih tinggi,” katanya.

Kendati lawan yang dihadapi nanti merupakan tim tangguh dan memiliki sejumlah pemain yang berkualitas di atas rata-rata,  Jafri Sastra mengaku tidak gentar. Dengan tren positif yang dimiliki tim PSIS, dia optimistis pasukannya bisa mengatasi perlawanan tim Kota Kembang, Bandung.

“Persib memang tim tangguh, tapi bagi saya bukan tim spesial. Kami siap mengalahkan Persis, sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahlan di laga kandang,” ujarnya.

Soal pola permainan nanti, Jafri mengatakan tim Kota Semarang akan memperagakan pola penyerangan. Untuk itu, dia telah menginstruksikan kepada Hari Nur Yulianto dan Bruno Silva untuk aktif menggempur barisan pertahanan lawan.

Sebaliknya, dia juga telah meningkatkan sektor pertahanan PSIS agar dapat mengantisipasi semua serangan yang dilakukan gelandang serang lawan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *