Andra And The Backbone Gemparkan Balai Kota Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Grup musik papan atas Andra and The Backbone sukses menyemarakan helatan malam puncak Pandanaran Art Festival 2018 yang digelar di Halaman Balai Kota Semarang, Sabtu (17/11).

Kedatangannya kali ini khusus untuk menghibur warga Kota Semarang yang banyak didominasi pasangan muda-mudi.

Selama hampir satu jam, 10  lagu khas ciptaan Andra Junaidi ini dinyanyikan satu per satu. Beberapa lagu yang kondang itu  diantaranya; Lagi  Dan Lagi, Hitamku, Main Hati, Tak Ada Yang Bisa, Jalanku Bukan Jalanku, Musnah dan lagu pamungkasnya  adalah Sempurna.

Penonton juga dilantunkan lagu Kangen dan Separuh Nafas yang merupakan ciptaan Andra Junaidi bersama Ahmad Dhani saat tergabung dalam grup band Dewa 19 dulu. Penontonpun hanyut dalam romantisnya tembang  era 90-an tersebut. Di sela-sela  konsernya, vokalis  Andra And The Backbone,  Dedy Lisan pun mengajak seluruh penonton untuk  berselfi.

“Ayo teman-teman Semarang,  kita berselfi bersama. Dan nanti bisa  dilihat di sosial media Andra And The Backbone, barang kali ada yang kelihatan bareng. Ayo angkat tangan, kalau nggak kelihatan  nanti  dizoom,”  ucap  Dedy diikuti ratusan penonton  yang langsung mengangkat tangan  mereka.

Festival Art Pandanaran sendiri digelar oleh mulai Jumat (16/11) sampai Minggu (18/11), selain  mendatangkan grup musik  kenamaan Andra And The Backbone serta band-band lokal Semarang seperti Aimee  and The Dudes.

Sembari menikmati musik yang disuguhkan pengunjung juga dapat menikmati beragam kuliner yang disajikan di beberapa stand yang berjajar.

Helatan Pandanaran Art Festival 2018 ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang banyak diisi stand karya seni atau kerajinan tangan oleh para pelaku seni di Kota Semarang.

Namun untuk tahun ini Dinas Pariwisata Kota Semarang sengaja mengemas konsep acara dengan menyuguhkan kuliner-kuliner khas Semarang. Acara ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi wisata dari kulinernya.

Wali  Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan, jika even Pandanaran Art Festival 2018 ini merupakan kegiatan rutin agenda Dinas Pariwisata Pemkot Semarang dan untuk ajang menghibur warga Kota Semarang.

“Ini even rutin,  kami ingin menghibur masyarakat sekaligus membuat  agenda untuk menjadi even pariwisata juga,” ujarnya.

Hendi menambahkan, termasuk memberikan  kesempatan kepada para pegiat dan pengusaha kecil dari Usaha Kecil Menengah (UKM)-UKM Kota Semarang untuk berkiprah. Serta memberikan kesempatan para anak muda di Kota Semarang untuk menampilkan bakat seni dan musik mereka.

“Termasuk salah satunya yang kami kemas disini adalah UMKM beserta anak-anak muda yang punya ketrampilan  berkesenian kita undang. Jadi sebagai wadah wahana  anak muda mengembangkan  bakat,”  pungkasnya. (bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *