Sekda Ingatkan ASN tentang Tahun Demokrasi

SEMARANG (Asatu.id) – Sekda Jateng, Sri Puryono mengingatkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang tahun demokrasi pada 2018 ini, di mana ada pemilihan presiden dan wakil presiden serta legislatif. 
Bagi warga yang berpredikat sebagai ASN, menurut Sekda, dituntut netral dan profesional. Meskipun ASN mempunyai minat keberpihakan, tetapi jangan tampil di depan umum menunjukkan kepemilihan terhadap salah satu capres/cawapres, caleg, atau partai politik.“Kalau berpihak tidak usah ditonjolkan. ASN punya etika, tata krama, dan aturan main. ASN itu sangat ketat. Kita sukseskan pileg dan pilpres tetapi kita harus bisa menempatkan diri,” pinta Sekda saat Sarasehan bersama Pejabat dan Staf di Lingkungan BPSDMD Jateng, di Gedung Bundar BPSDMD Jateng, Jumat (16/11).

Di hadapan Plt Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, Riena Retnaningrum, para widyaiswara, serta puluhan ASN di lingkungan BPSDMD, Sekda juga mengapresiasi progres BPSDMD Jateng yang kian bagus.

ASN diharapkan bersama-sama memajukan BPSDMD, semua harus menjaga kekompakkan. Sebab tanpa kebersamaan dan kekompakan, target dan tujuan akan sulit tercapai.

“Termasuk sejumlah penghargaan tingkat nasional yang diraih BPSDMD selama ini, berkat kerja sama semua komponen di BPSDMD atau bukan hanya hasil kerja Kepala BPSDMD,” imbuhnya.

Sekda menambahkan, yang menghargai birokrasi adalah ASN, terlebih ASN merupakan kekuatan ketiga setelah TNI dan Polri. Tidak terbayangkan jika sebanyak 4,4 juta ASN di Indonesia sehari mogok kerja maka bagaimana kondisi negeri ini.

Pemprov Jateng menaruh harapan besar kepada BPSDMD, apalagi BPSDM Jateng merupakan Kawah Candradimukanya ASN yang profesional, mempunyai kompetensi tinggi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *