Berikan Kemudahan Bertransaksi, Disbudpar Apresiasi Program Cashless Gopay

SEMARANG (Asatu.id) – Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Litani Satyawati mengapresiasi atas layanan program cashless Gopay yang dapat dinikmati di objek-obyek wisata yang ada di Kota Semarang, Jumat (16/11).
Menurutnya dengan layanan ini menjadi lebih transparan dan lebih mudah dalam mengatur arus kas.
Layanan Gopay ini akan dilaunching oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersamaan dengan launching majalah Travel Guide edisi wisata Semarang di acara Pandanaran Art Festival 2018 pada 17 November 2018 di Halaman Balai Kota Semarang.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Gopay dalam memperkenalkan pembayaran non tunai tiket masuk obyek-obyek wisata Kota Semarang dan para pelaku UMKM Kota Semarang. Kami berharap bahwa teknologi ini dapat semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi, serta di sisi pelaku UMKM bisa membantu layanan mereka menjadi lebih transparan dan lebih mudah dalam mengatur arus kas,“ ungkapnya.
Masyarakat pengguna Go-pay yang akan bertransaksi dengan para pelaku UMKM cukup dengan membuka aplikasi GO-JEK, kemudian memilih menu bayar dalam aplikasi GO-JEK. Selanjutnya melakukan scan kode QR yang tersedia pada loket pembayaran, masukkan jumlah yang ingin dibayar dan melakukan konfirmasi pembayaran.
Selanjutnya, bagi warga masyarakat yang ingin menyaksikan Pandanaran Art Festival 2018 bisa datang mulai 16 hingga 18 November 2018 di Halaman Balai Kota Semarang.
Selain itu, panitia juga telah menyediakan kantong-kantong parkir seperti di Parkir Belakang Balaikota, SMA 3 dan Bank Jateng.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *