Reformasi Birokrasi Kunci Utama Suksesnya Pemerintahan

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, reformasi birokrasi merupakan kunci utama kesuksesan dalam sebuah pemerintahan. Untuk itu, dia selalu menekankan pentingnya reformasi birokrasi dalam menata pemerintahan.

“Kalau birokrasi tidak berjalan baik artinya, birokrasi yang tidak bersih dan tidak melayani, maka akan menjadi problem utama dalam penyelenggaraan pemerintah,” kata Ganjar dalam acara evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi, di Hotel Novotel Semarang, Rabu (14/11).

Ikut hadir dan memberi pengarahan dalam acara itu Deputi Bidang Reformasi Birokrasi Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan RB, Muhammad Yusuf Ateh.

Ganjar menerangkan, sejak memimpin Jawa Tengah pada 2013 lalu, persoalan reformasi birokrasi menjadi fokus utama. Hal itu kembali ia lakukan dalam pemerintahan kedua bersama Taj Yasin Maimoen, dengan menjadikan reformasi birokrasi sebagai fokus utama dalam RPJMD 2018-2023.

“Dari sekian banyak program dalam RPJMD itu, saya menjadikan reformasi birokrasi sebagai fokus utama. Prinsipnya simpel, kalau pemerintahan bersih, bisa melayani, maka semua sektor lain akan baik juga. Kalau bersih pasti tidak ada korupsi, kalau melayani pasti tidak ada komplain dari masyarakat,” terang mantan anggota DPR RI itu.

Menurut Ganjar, reformasi di birokrasi menjadi tuntutan utama masyarakat. Tingginya ekspektasi masyarakat terhadap pemerintahan, maka tidak ada pilihan lain kecuali melakukan pembenahan.

“Ekspektasi masyarakat terhadap pemerintahan saat ini sangat tinggi. Kalau tidak diimbangi dengan reformasi di birokrasi, maka tidak akan tercapai kesempurnaan dalam pelayanan. Reformasi birokrasi menjadi penting karena itulah sejatinya arti negara dan pemerintahan hadir di tengah masyarakat,” tutur alumnus UGM itu.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *