Inilah Ciri-Ciri Orang Alami Gangguan Jiwa Menurut Kadinsos Jateng

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah Nur Hadi Amiyanto mengungkapkan, jumlah orang yang mengalami gangguan jiwa perbandingannya adalah dua permil atau 2 dari angka 1.000 orang gangguan jiwa.

Hal itu dikatakannya di sela-sela acara Prime Topic yang berlangsung di salah satu hotel Kota Semarang. Hadi mengungkapkan, perbandingan tersebut hanya untuk gangguan jiwa kategori berat dan dimungkinkan masih ada orang dengan gangguan jiwa baik kategori sedang bahkan ringan.

Hadi menjelaskan beberapa ciri orang mengalami gangguan jiwa di antaranya adalah sikap antisosial, senang melihat orang lain senang, susah melihat orang lain senang dan senang melihat orang lain susah.

“Di halte ada tempat sampah bagus, tidak ada orang lalu tempat sampahnya didupak. Itu bisa gangguan jiwa ringan, sedang, berat,” contohnya.

Selanjutnya dia menyebutkan, ciri-ciri orang mengalami gangguan jiwa bisa saja tanpa sebab gelisah dan tidak dapat tidur saat malam hari. Selain itu, orang dengan tanda-tanda gangguan jiwa lainnya adalah tanpa sebab mengalami sakit kepala.

“Tidak masuk angin tidak sakit tapi kepalanya mumet. Itu juga salah satu tanda-tandanya. Yang jelas orang dengan gangguan jiwa berat ini angkanya dua permil,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *