Presiden Joko Widodo Resmikan Tol Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang

Presiden Joko Wododo meresmikan Tol Pejagan-Pemalang dan Pemalang-Batang, Jumat (9/11). (doc./ist)

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla memang menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama selang waktu empat tahun ke belakang.

Sebagaimana yang sering disinggung oleh Presiden Joko Widodo dalam sejumlah kesempatan perlahan mulai terwujud terkait konektivitas dalam hal transportasi.

Dalam kunjungan kerja Presiden ke Kabupaten Tegal dalam rangka peresmian jalan tol Pejagan-Pemalang (segmen Brebes Timur-Sewaka) sepanjang 37,3 kilometer dan jalan tol Pemalang-Batang (segmen Sewaka-Simpang Susun Pemalang) sepanjang 5,4 kilometer semakin menegaskan hal tersebut.

“Dalam empat tahun terakhir ini satu demi satu konektivitas di negara kita Indonesia ini semakin terwujud. Konektivitas antarpulau, antarprovinsi, dan antarkabupaten/kota baik berupa pelabuhan jalan maupun bandara sudah semakin terintegrasi. Daerah demi daerah, wilayah demi wilayah, pulau demi pulau mulai terhubung,” ujar Presiden di gerbang Tol Tegal.

Presiden Jokowi mengatakan, pembangunan jalan tol tersebut tidak hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan titik-titik perekonomian baru juga terus bermunculan sebagai respons atas pembangunan tersebut.

“Sehingga kita harapkan keadilan sosial dan pemerataan akan semakin nyata di seluruh pulau yang kita miliki. Distribusi barang dan jasa juga semakin lancar,” imbuhnya.

Menurut laporan yang diterima Presiden, tak kurang 640 kilometer jalan tol Trans Jawa sudah dioperasikan yang membentang dari Merak hingga Surabaya dengan panjang keseluruhan mencapai 870 kilometer. Sejumlah ruas jalan tol Trans Jawa lainnya saat ini sedang menunggu untuk diselesaikan pada satu hingga dua bulan mendatang.

“Saya rasa itu kerja-kerja yang dilakukan oleh Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, dalam membangun infrastruktur khususnya jalan tol. Kita harapkan ini nantinya betul-betul bisa mempercepat distribusi barang dan jasa yang semakin lancar,” ucapnya.

Mengutip data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang dengan panjang keseluruhan 57,5 kilometer diperkirakan membutuhkan biaya investasi sebesar Rp7,62 triliun. Sementara untuk pembangunan tol Pemalang-Batang dengan panjang keseluruhan 39,2 kilometer membutuhkan biaya kurang lebih Rp7,5 triliun.

Pembangunan seksi 1 dan 2 jalan tol Pejagan-Pemalang yang menghubungkan Pejagan hingga Brebes Timur mulai dibangun pada November 2014 dan telah beroperasi pada Juni 2016. Adapun untuk seksi 3 dan 4 yang diresmikan Presiden hari ini mulai dibangun pada Januari 2017 lalu. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *