Lawatan ke Kalimantan, PSIS Boyong 18 Pemain

SEMARANG (Asatu.id) –  Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra memboyong 18 pemain pada laga lawatannya melawan Borneo FC, di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (10/11). Laskar Mahesa Jenar berangkat dengan menggunakan jalur udara, Kamis (8/10).

Pada lawatan ke Kalimantan, Jafri Sastra tidak menyertakan bek seniornya, Fauzam Fajri Nasrullah. Pemain bernomor punggung 13 itu saat ini menjalani pemilihan cedera hamstring.  Cedera ini menimpa Fauzam saat berlaga melawan Arema FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Minggu lalu (4/11).

Kekosongan di lini belakang yang ditinggalkan Fauzam ini tidak merisaukan pelatih yang kini menjadi pembicaraan pecinta sepak bola nasional, selepas PSIS mampu melejit ke papan tengah dari zona degradasi, lantaran Petar Planic sudah sembuh dari cedera.

“Peter Planic siap tampil lawan Borneo. Dia sudah sembuh dari cederanya saat tampil melawan Arema FC,” kata Jafri Sastra.

Selain Peter Planic, arsitek PSIS ini memiliki sejumlah pemain belakang yang siap mematahkan serangan para ujung tombak Borneo FC.  “Kami memiliki banyak pilihan pemain untuk mengisi posisi belakang. Masih ada Haudi Abdillah dan M Rio Saputro untuk mengisi posisi itu,” katanya.

Jafri meminta anak-anak asuhannya tidak kendor menghadapi tim yang setingkat di atasnya. Bagi Jafri, Borneo yang kini menempati peringkat 7 atau dua tingkat di atas PSIS, tetap bisa dikalahkan, sepanjang anak-anak Kota Semarang memperkecil kesalahan sendiri.

“Target kami bisa mencuri poin dari kandang Borneo FC. Syukur kami bisa meraihkan kemenangan, sekaligus menghindari zona degradasi,” tandasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *