Sekolah Siaga Kependudukan Tingkatkan Kualitas Anak Bangsa

SEMARANG (Asatu.id) – Direktur Kerjasama Pendididikan Kependudukan, Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) AhmadTaufik mengungkapkan, adanya Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas anak bangsa.

“Saat ini bukan waktunya anak-anak mencari pekerjaan, sekarang waktunya mereka menciptakan lapangan pekerjaan. Untuk itu perlu dipersiapkan dari sekarang, melalui keluarga,” ujarnya usai meresmikan SMA N 6 Semarang sebagai pilot project Sekolah Siaga Kependudukan, Rabu (7/11).

Ia menerangkan remaja saat ini harus mempersiapkan skill, yakni intelegensia, emosional, softskill dan lifeskill. Hal ini dibutuhkan di masa mendatang, karena di era teknologi digital seperti ini, anak tidak memiliki ketrampilan akan tergantikan oleh teknologi.

“Untuk penguasaan ketrampilan tersebut, perlu dimulai dari keluarga yang berkualitas,” tegas Ahmad yang juga menyempatkan diri mengunjungi pojok kependudukan di sekolah model SSK tersebut.

Menurutnya, jika jumlah keluarga terlalu banyak, maka semakin banyak beban yang ditanggung keluarga tersebut. Memiliki banyak anak juga disertai dengan tanggung jawab untuk memberikan anak pendidikan yang baik.

Ahmad menambahkan apabila dalam keluarga memiliki jumlah anak yang sedikit maka akan lebih mudah bagi orang tua untuk memperhatikan gizi serta pendidikan anak.

“Jika orang-orang yang ingin berkeluarga merencanakan hal ini, insyaallah Indonesia dapat menjadi negara yang diperhitungkan,” ungkapnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *