Satpol PP Tertibkan 1.082 APK yang Melanggar Aturan

SEMARANG (Asatu.id) – Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kota Semarang terus melakukan upaya penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang melanggar aturan, dimana saat ini banyak ditemukan di setiap sudut Kota Semarang.

Terkait hal itu, Kepala Satpol PP Kota Semarang Endro Pudyo Martanto mengatakan, dalam kurun waktu bulan Oktober dan awal November, pihaknya berhasil menertibkan sebanyak 1.082 APK yang menyalahi aturan.

“Semua APK yang kita tertibkan, yakni APK yang tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 14 tahun 2012 tentang penyelenggaraan reklame,” katanya, Rabu (7/11)

Sementara, untuk penertiban lanjut Endro, pihaknya akan menertibkan APK liar tersebut tanpa pandang bulu. Hal ini mengingat Satpol berpegang pada penegakan perda no 14 tahun 2012. Sehingga dalam pelaksanaan tugasnya, tidak hanya menurunkan dan melepas APK saja namun reklame lain yang pemasangannya tidak sesuai.

“Kami tertibkan APK yang melanggar seperti pemasangan di bawah pohon, melintang di jalan, tiang listrik ataupun tiang penerangan jalan umum (PJU),” ungkapnya.

Sementara itu, dengan banyaknya APK liar yang menyalahi aturan tersebut, Pihaknya menghimbau kepada pihak terkait untuk tetap mematuhi aturan dalam pemaangan APK.

“Jangan sampai pemasangan APK justru merusak keindahan lingkungan dan membahayakan pengguna jalan,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *