Memasuki Musim Penghujan, Hendi Fokus Pencegahan Banjir dan Rob

SEMARANG (Asatu.id) – Cegah terjadinya banjir dan rob saat memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota Semarang terus melakukan pembenahan salah satunya yakni memfokuskan penanganan dengan merevitalisasi dan normalisasi sejumlah sungai di Kota Semarang.

Terkait hal itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pihaknya tahun ini melakukan beberapa kegiatan revitalisasi dan normalisasi sungai, terutama sungai yang berada di Semarang bagian timur. Hal ini mengingat daerah seperti wilyah Kaligawe dan Genuk menjadi langganan genangan air aat memasuki musim penghujan.

“Saat ini ada empat sungai yang saat ini tengah dikerjakan, yakni Banjir Kanal Timur, Tenggang, Sringin dan Babon,” katanya, Rabu (7/11).

Sementara untuk penangnan Rob yang sering terjadi di wilayh genuk dan kaligawe, Hendi mengungkpkan, saat ini muara sungai baik dari sungai Tenggang, Sringin dan Babon saat ini sudah ditutup.

“Harapanya dengan dilakukanya penutupan tersebut, untuk persoalan rob di wilayah genuk sudah tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hendi mengungkapkan, saat ini pihaknya juga tengah memfokuskan pada penanggulangan banjir yang diakibatkan karena hujan. Menurutnya, dengan ditutupnya tiga sungai tersebut, mestinya ada konstruksi teknis dengan pemasangan pompa dan rumah pompa yang sudah disiapkan di daerah aliran tenggang maupun sringin.

“Kita sediakan pompa, dan saat ini baru di sungai sringin yang terpasang, untuk sisanya akan kita seleaikan secepatnya, begitu pompa sampai kita mintra kontraktor nuntuk langsung memasang dan menyeleaikanya,” imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *