Inovasi ‘Si Terpa Daya Jiwa’, Dua Tahun Diterapkan Dapat Penghargaan

JAKARTA (Asatu.id) – Direktur Umum RSJD Soedjarwadi, dr Tri Kuncoro merasa senang inovasi Sistem Terapi Paripurna melalui Pemberdayaan Orang dengan Gangguan Jiwa (Si Terpa Daya Jiwa): Berobat di RSJD RM Soedjarwadi Sembuh Jiwa Raga dan Kembali Fungsi Sosialnya, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Dijelaskan Tri Kuncoro, inovasi Si Terpa Daya Jiwa yang sudah berjalan selama dua tahun itu dilakukan karena banyak pasien gangguan jiwa yang kembali menjalani rawat inap di rumah sakit sebelum masanya. Hal ini karena meski sudah diberi rehabilitasi dan keterampilan, biasanya keluarga pasien kurang memberi dukungan agar mereka bisa berusaha dan mandiri.

Tri Kuncoro menambahkan, intervensi diberikan setelah pasien dipulangkan ke rumah dengan tetap memberikan keterampilan agar mereka bisa berdaya. Untuk meningkatkan kualitas dan bernilai ekonomi tinggi, pihaknya juga menggelar workshop, dan membantu pemasarannya. Dengan hasil produksi tersebut mereka bisa membiayai hidupnya dan lebih mandiri.

“Selama dua tahun, Si Terpa Daya Jiwa ini sudah menghasilkan 13 orang pasien gangguan jiwa yang sudah bisa mandiri melalui keterampilan yang diberikan,” bebernya.

Seperti diketahui, Si Terpa Daya Jiwa, program inovasi dari RSJD RM Soedjarwadi (Pemerintah Provinsi Jawa Tengah) kembali lolos menjadi Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018. Penghargaan diserahkan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Wakil Gubernur H Taj Yasin Maemoen, saat pembukaan Pameran Internasional Public Service, di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (7/11).

Usai menerima penghargaan, Wakil Gubernur Taj Yasin berkesempatan meninjau stand RSJD RM Soedjarwadi, pada gelaran International Publik Service (IPS) Forum Tahun 2018. Wagub pun berkomunikasi dengan Ardi Nugroho, salah satu rehabilitan dengan gangguan jiwa. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *