DPRD Jateng Keliling Daerah, Dispendukcapil Harus Bersinergi dengan KPU

SEMARANG (Asatu.id) – Anggota DPRD Jateng, khususnya Komisi A melakukan kunjungan ke beberapa kantor kependudukan kabupaten/kota di Jawa Tengah, khususnya menjelang pelaksanaan Pemilu 2019.

Komisi A DPRD Jateng, Rabu (7/11), juga mendatangi Kantor Dinas Pendudukan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kudus. Rombongan wakil rakyat yang dipimpin Ketua Komisi A, Masruhah Samsuri, meminta pihak Dispendukcapil Kudus untuk menyiapkan dengan baik data Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4).

“Sudah sering kami sampaikan pada dispendukcapil yang menangani data DP4 agar dipersiapkan secara matang jelang pemilu tahun depan. Kami berharap kesalahan pendataan bisa dihindari, mengingat suasana politik yang makin memanas,” kata Legislator PPP itu.

Senada, anggota Komisi A DPRD Jateng, Amir Darmanto, juga meminta dispenducapil dapat berkoordinasi dengan baik bersama jajaran KPU setempat dalam hal pendataan. Tujuannya, menghindari adanya data pemilih ganda yang selalu muncul saat pemilu berlangsung.

“Untuk menghindari atau mengurangi data pemilih ganda yang sering meresahkaan saat proses pemilu berlangsung, maka semua jajaran dispendukcapil dan KPU Kabupaten Kudus harap teliti saat pencocokan data karena data yang diterima dispendukcapil dan KPU cukup berbeda,” harap Politikus PKS itu.

Menanggapi hal itu, Plt. Kepala Dinas Dispendukcapil Kabupaten Kudus, Putut Winarto, bersama jajarannya mengaku sudah menerapkan langkah yang diperlukan untuk pemilu mendatang. Ia juga mengungkapkan data yang didapat saat ini yakni masih banyaknya masyarakat yang belum melakukan perekaman.

“Dari total jumlah masyarakat Kudus yaitu 621.084 jiwa, yang belum melakukan perekaman e-KTP sebanyak 1.421 jiwa. Dapat ditarik kesimpulan, masih ada 1,79 persen yang belum perekaman data. Dari kondisi itu, sejumlah cara dilakukan untuk merekam data seperti progam jemput bola, verifikasi warga yang sudah meninggal, dan perekaman data bagi akan yang memasuki umur 17 tahun. Bahkan, kami sudah membuat posko khusus penanganan perakaman KTP elektronik di beberapa kelurahan,” tutur Putut.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *