Babinsa Harus Bisa Tanggung Jawab Membina Wilayahnya

SEMARANG (Asatu.id) – Bintara Pembina Desa (Babinsa) harus betul-betul bisa mengemban tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembina dilingkungan masyarakat. Babinsa harus mengetahui apakah masyarakat di wilayah binaannya sudah tertata dengan baik dan masih banyak lagi tugas yang harus dilaksanakan.

Hal tersebut dikatakan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto saat memimpin apel 3 pilar yang dilaksanakan di Hotel Artos, Magelang, Rabu (7/11).

“Kita harus mampu menyelesaikan setiap masalah yang yang terjadi sesuai dengan peran dan jabatan masing-masing. Dengan jabatan yang kita emban sudah pantaskan untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapai dalam melaksanakan tugas,” ujarnya.

Pangdam mengingatkan sebagai pejabat, tidak boleh sombong dan tidak boleh merasa hebat dengan keberhasilan yang telah dicapai. Untuk itu, perlu dilakukan evaluasi dalam setiap tugas yang telah dilaksanakan.

“Dari hasil evaluasi maka kita akan tahu sejauhmana kinerja kita. Sehingga apabila kinerja kita lebih ditingkatkan maka Jawa Tengah akan luar biasa, aman, hebat, damai, sejuk, pembangunan hebat dan rakyat pasti akan sejahtera,” katanya.

Dengan kinerja yang lebih baik, lanjut dia, semua masalah akan tertangani dan diselesaikan sampai dengan level bawah tingkat desa.

Hal senada diungkapakan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono. 3 pilar harus bisa menjaga keamanan lingkungan terlebih menyambut pesta demokrasi Pemilu 2019 dan netralitas TNI, Polri dan ASN tetap terjaga.

Kapolda berpesan agar tidak dijadikan sebagai alat untuk saling menyerang, namun sebagai ajang untuk mengecilkan konflik. Untuk keberasilan menjalankan tugas, maka kita harus mengedepankan hati dan nurani dalam menjalankan tugas. Dan rebut simpati masyarakat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *