Belum Penuhi Target, Koni akan Benahi Manajemen Cabor

SEMARANG (Asatu.id) –Target minimal 170 medali emas untuk para atlet Kontingen Kota Semarang dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah (Porprov Jateng) XV 2018 yang berlangsung di Solo, 18-25 Oktober lalu ternyata belum sesuai ekspektasi.

Penambahan dari 46 Cabor lama menjadi 52 ini tidak meningkatkan raihan 150 medali emas yang diperoleh di Banyumas tahun 2013 lalu. Medali emas yang berhasil diborong pada Porprov tahun ini yakni sejumlah 115, sementara raihan lainnya adalah 94 medali perak dan 100 medali perunggu.

Wakil Ketua Koni I Kota Semarang Heru Supriyono mengaku, perolehan yang tidak sesuai target itu di luar perkiraan sebelumnya. Menurutnya, ada beberapa daerah yang diluar dugaan dapat secara signifikan mengalami peningkatan sehingga terjadi ketimpangan dari prediksi sebelumnya.

“Kemarin kan banyak di luar prediksi kami, seperti Kudus yang kemarin di bawah ternyata bisa melonjak menjadi Juara 3. Grobogan naik semuanya, dengan cara pengambilan atlet dari mana-mana itu,” katanya usai penyambutan atlet Kontingen Kota Semarang di Taman Indonesia Kaya, Minggu (4/11).

Selanjutnya, Heru mengungkapkan akan kembali mengatur strategi dengan melakukan pembenahan-pembenahan manajemen baik manajemen di tingkat KONI maupun di tingkat Cabor untuk kembali meningkatkan target perolehan medali emas di ajang  Porprov selanjutnya.

“Cabor dalam berlaga harus bisa memahami sejauh mana kemampuan dan kekuatan lawan. Kita harus memantapkan dengan suatu pola manajemen SWOT-nya, sehingga ancaman yang akan muncul kita ketahui,” tegas dia.(bud)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *