Seminar Parenting di Era Digital, Sarana Edukatif Orangtua Pahami Teknologi

Manager Coding 01, Atina Meutia Cahyani (doc)

SEMARANG (Asatu.id) – Sebanyak 200 orangtua dan guru berkumpul di Borobudur Ballroom Santika Premiere Semarang untuk mengikuti Seminar Parenting di Era Digital yang diadakan oleh Coding 01, Sabtu (3/11).

Seminar Parenting di Era Digital ini merupakan acara yang baru pertama kali diadakan, Atina Meutia Cahyani selaku Manager Coding 01, mengatakan acara ini bertujuan untuk mengedukasi orangtua dan tenaga pendidik agar memahami pentingnya teknologi.
“Orangtua tidak boleh antipati dengan teknologi. Anak-anak sudah familiar dengan gawai karena masa depan mereka adalah teknologi, jadi mulai sekarang kita perkenalkan pelan-pelan,” jelas Atina.
Tidak dapat dipungkiri bahwa anak-anak saat ini memang sangat dini bersinggungan dengan teknologi. Di masa depan tidak dapat diperkirakan teknologi akan berkembang seperti apa.
“15 tahun yang lalu ponsel baru saja mucul, sekarang sudah beralih ke ponsel pintar. Dengan seminar ini diharapkan di masa depan, anak dapat mengkuti perkembangan teknologi dan dapat meneruskannya dengan cara yang positif,” ujar gadis 22 tahun tersebut.
Dalam kesempatan ini Coding 01 mendatangkan, mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ardhayadi yang berkecimpung di bidang informasi dan teknologi Bank Indonesia. Budi Warsito selaku praktisi teknologi dan Founder Finix 78 Accelerator.
Putri Marlenny, salah satu narasumber, seorang Psikolog dalam sesinya menyampaikan, bahwa teknologi, informasi dan digitalisasi itu tidak membahayakan apabila orangtua mengetahui bagaiman memonitor kegiatan anak.
Turut hadir Sarah Forbes, Headmistress Coding 01 yang dalam seminar ini memaparkan, mengapa anak-anak perlu diperkenalkan coding sejak dini. Harapannya melalui acara ini para guru dapat berbagi dengan guru yang lain, agar tidak takut jika anak melek teknologi. Karena teknologi dapat membawa dampak positif, asalkan orangtua tetap mengontrol kegiatan anak.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *