24 Jurnalis Menangkan Lomba Jurnalistik Provinsi Jawa Tengah

SEMARANG (Asatu.id) – Sebanyak 24 Jurnalis mendapatkan penghargaan dalam lomba jurnalistik Provinsi Jawa Tengah 2018 dengan mengangkat tema Geliat Desa Wisata di Jateng untuk Dongkrak Perekonomian Masyarakat, Jumat (2/11).
Lomba ini diikuti ratusan karya jurnalistik dari wartawan di seluruh Jawa Tengah yang dibagi dalam beberapa kategori, yakni: wartawan foto, radio, televisi dan tulis. Total hadiah mencapai Rp 31 juta per kategori.
Peraih juara pertama lomba jurnalistik Provinsi Jawa Tengah kategori berita televisi, Wisnu Wardhana mengatakan, selain membantu pemerintah dalam mempromosikan berbagai program kegiatan, lomba jurnalistik ini sebenarnya juga merupakan uji kompetensi bagi wartawan.
“Dengan adanya lomba ini, para wartawan se Jawa Tengah akan berusaha mencari karya jurnalistik terbaik mereka masing-masing. Kompetisi semacam ini penting agar para wartawan juga terus berupaya menjadi yang terbaik,” ujar Wisnu.
Selain Wisnu, untuk kategori berita tulis, juara pertama diraih oleh Eko Sutopo dari media Magelang Ekspress, posisi kedua diraih oleh Raditia Yoni Ariya dari Suaramerdeka.com dan Novia Rochmawati dari Radar Pekalongan mendapatkan juara ketiga.
Lomba kategori fotografi, posisi pertama diraih oleh Simon Dodit Yogo Pitoyo dari Suara Merdeka, juara kedua disabet Gholib dari Liputan6.com dan Anis Efizudin dari Antara Jateng sebagai juara ketiga.
Para pemenang dalam kategori radio, juara pertama diraih oleh Supriyanto Wasdi dari RRI Purwokerto, Aries Budi dari Radio Idola dan Sri Wuryani dari RRI Purwokerto sebagai juara kedua dan ketiga.
Terakhir, untuk kategori berita televisi, juara pertama diraih oleh Wisnu Wardhana dari MNC TV, juara kedua dirahi oleh Widodo Setiawan dari NET Jateng dan juara ketiga diraih oleh Firman Eko Handy dari Antara TV.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir memberikan memberikan hadiah pada pemenang, dalam sambutannya mengatakan tema yang dilombakan akan berbeda setiap tahunnya. Seperti tahun ini mengangkat potensi desa wisata Jawa Tengah setelah sebelumnya mengangkat soal pemberdayaan masyarakat.
“Tentu akan terus kami lakukan kegiatan semacam ini. Ke depan akan ada tema-tema lain yang sudah disiapkan dan tentunya menantang, agar kawan-kawan jurnalis semakin bergairah mengikuti lomba,” imbuh Ganjar.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *