Insentif Karyawan BRT Trans Semarang akan Ditingkatkan, Jika Penuhi Hal Ini

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Badan Layanan Umum Trans Semarang, Ade Bhakti Ariawan mengaku akan meningkatkan insentif karyawan di awal tahun 2019 sebesar 100%. Hal itu untuk memotivasi karyawan agar lebih semangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Di sini kami ingin memberikan perhatian terhadap kesejahteraan karyawan.  Tahun 2018, Driver Trans Semarang telah mendapat kenaikan gaji,” ungkapnya.

Rencana peningkatan insentif karyawan tersebut lantaran penumpang BRT Trans Semarang tahun 2018 itu tercatat baru 3,5% dari target penumpang  yang memanfaatkan kemudahan bertransaksi secara cashless. Dari total Transaksi Januari –  30 Oktober 2018 sebanyak 8.051.453, saat ini baru 296.230 yang menggunakan cashless.

Ade mengemukakan, dari data pengguna jasa BRT Trans Semarang selama tahun 2018 pada Januari rata-rata penumpang per hari sebanyak  26.567 orang terdiri  dari 17.228 penumpang umum dan 9.339 pelajar. Sementara Februari, sebanyak 26.598 orang terdiri  dari 17.229 penumpang umum dan 9.369 pelajar, Maret 27.389 orang terdiri dari 17.783 umum dan 9.606 pelajar.

Selanjutnya, April 26.694 orang terdiri dari 18.269 umum dan 8.425 pelajar, Mei 25.667 orang terdiri dari 18.003 umum dan 7.664 pelajar, Juni tercatat 22.756 orang terdiri dari 19.458 umum dan 3.298 pelajar, Juli 27.360 terdiri dari 20.124 umum dan 7.236 pelajar, Agustus 28.983 terdiri dari 19.238 umum dan 9.745 pelajar, September tercatat 31.050 orang terdiri dari 21.176 umum dan 9.874 pelajar, (hingga 30  Oktober tercatat 21.767 penumpang umum dan 10.203 pelajar

Target penumpang BRT Trans Semarang tahun 2018 sebanyak 12.847.536 penumpang yang meliputi 7.030.816 penumpang umum dan 5.816.720 penumpang pelajar. Jika dirupiahkan total target pendapatan tahun 2018 adalah Rp.30.424.576.000. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *