Pengabdi Setan jadi Film Horor Terbaik di Festival Film Toronto

SEMARANG (Asatu.id) – Film Indonesia Pengabdi Setan atau Satan’s Slave dalam bahasa Inggris, menjadi film horor terbaik pada festival film yang diselenggarakan di Toronto, Kanada.

Hal tersebut dilontarkan Joko Anwar selaku sutradara film yang diliris tahun 2017 yang lalu. Melalui laman twitter pribadinya Joko Anwar memposting mengenai Pengabdi Setan yang menyabet penghargaan dalam Toronto After Dark Film Festival tersebut.

“Pengabdi Setan menang penghargaan Best Horror Film di Toronto, Kanada,” ungkapnya melalui media sosial Twitter, Senin (29/10).

Salah satu pemeran dalam Pengabdi Setan, Tara Basro juga mengungkapkan kebahagiaannya dengan memposting foto yang sama di Instagram pribadinya. Tara Basro juga meraih penghargaan sebgai

“It seems like everyone loves my mother,” tulis aktris yang berperas sebagai Rini di film tersebut pada Senin malam (29/10).

Tara menuliskan tentang semua orang yang menyukai ibunya dalam film tersebut. Ibu diperankan oleh Ayu Laksmi yang  sempat viral di sosial bersamaan dengan penayangan film Pengabdi Setan di bioskop Indonesia.

Toronto After Dark Film Festival 2018 digelar pada tanggal 11 hingg 19 Oktober 2018 lalu merupakan festival film horor, fiksi ilmiah dan action. Pemenang dipilih melalui voting para penonton yang mengikuti screening film-film yang diputar pada festival tersebut, Pengabdi Setan menyabet dua penghargaan yakni Best Horror Film dan Best Scary Film.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *